DPW ABI Kaltim akan Gelar Pelantikan dan Kuliah Umum di Samarinda

Ketua panitia pelantikan DPW ABI Kaltim, Tamrin. (Istimewa)

BAINDONESIA.CO – Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia (DPW ABI) Kalimantan Timur akan menggelar pelantikan bagi jajaran pengurusnya di Hotel Grand Jambrud 2 Samarinda pada Minggu 13 Juli 2025 pukul 13.00 Wita.

Acara ini dirancang tidak hanya sebagai seremoni pelantikan semata, namun juga dirangkai dengan kuliah umum yang membahas isu-isu keumatan dan geopolitik global.

Ketua panitia pelantikan Tamrin dalam keterangannya menjelaskan bahwa Ketua DPW ABI Kaltim Sayyid Thoriq Assegaff yang sebelumnya telah dilantik akan secara resmi melantik seluruh jajaran pengurus yang telah disahkan dalam struktur organisasi yang telah mendapat SK dari DPP ABI.

“Pelantikan ini sesuai sistem keorganisasian ABI. Kami juga mengundang pihak DPP ABI sebagai pemantau kegiatan sesuai persyaratan organisasi,” ujarnya kepada awak media Berita Alternatif pada Kamis (10/7/2025).

Pelantikan ini akan semakin bermakna dan semarak dengan digelarnya Kuliah Umum oleh Dr. Muhsin Labib, salah satu tokoh terkemuka Indonesia. Kuliah umum ini mengangkat tema Peran Peradaban Islam dalam Tuntutan Dunia Multipolar: Studi Kasus Iran Vs Israel.

“Isu yang diangkat sangat relevan. Kita akan mendapatkan pemahaman langsung mengenai konflik antara Iran dan Israel, termasuk latar belakangnya—apakah ini konflik agama atau kepentingan geopolitik lainnya,” jelas Tamrin.

Panitia telah menyampaikan undangan resmi kepada sejumlah tokoh dan lembaga penting di Kaltim, di antaranya Kapolda Kaltim, DPRD Kaltim, Kejaksaan Tinggi Kaltim, Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi dan Kota Samarinda, DPD ABI Kabupaten/Kota se-Kaltim, organisasi otonom seperti Muslimah dan Pandu ABI Provinsi dan Kabupaten/Kota, dan tokoh-tokoh masyarakat lokal.

Panitia juga telah mengirim surat kepada Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud untuk menghadiri acara tersebut. Namun hingga saat ini, konfirmasi kehadiran masih menunggu balasan resmi dari pihak Pemprov Kaltim, mengingat padatnya jadwal kegiatan pemerintahan beberapa hari terakhir.

Selain pelantikan dan kuliah umum, acara juga akan membahas rencana program kerja ABI Kaltim untuk lima tahun ke depan. Diskusi akan difokuskan pada perumusan program tahunan yang realistis dan terukur, serta diselaraskan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Ada proses perencanaan program yang konkret. Tahun depan apa yang bisa kita laksanakan? Itu akan kita rumuskan bersama,” jelasnya.

Acara ini juga menjadi momen penting untuk menyampaikan pemahaman keilmuan dan wawasan global kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan mahasiswa.

“Kami ingin generasi muda memahami isu global, bukan sekadar melalui media sosial yang terbatas. Dr. Muhsin Labib akan memberi pemaparan yang mencerahkan tentang konflik global yang memengaruhi umat Islam,” lanjutnya.

Acara ini pada dasarnya terbuka untuk umum, terutama bagi mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan. Namun, karena keterbatasan kapasitas ruangan, jumlah peserta tetap dibatasi dan sebagian undangan diberikan kepada lembaga serta organisasi terkait.

“Kita tetap mengundang masyarakat, tapi sifatnya terbatas. Beberapa undangan kita kirimkan kepada organisasi dan lembaga organisasi,” pungkas Tamrin. (*)

Penulis & Editor: Ufqil Mubin

Baca Juga: