
Deretan Pengurus DPW ABI Kaltim Periode 2024–2029
BAINDONESIA.CO – Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (DPP ABI) secara resmi mengesahkan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia (DPW ABI) Provinsi Kalimantan Timur untuk masa bakti 2024–2029. Surat Keputusan bernomor 057/I-SK/VI/2025 dikeluarkan sebagai bentuk legalitas dan penetapan atas susunan pengurus yang diajukan oleh DPW ABI Kaltim melalui surat permohonan resmi tertanggal 10 Juni 2025. Dalam SK tersebut, DPP ABI menyampaikan bahwa pengesahan ini dilakukan demi kelancaran pelaksanaan program kerja organisasi di wilayah Kaltim. Adapun struktur kepengurusan yang disahkan adalah sebagai berikut: Ketua: Thariq Syekh Assegaff Wakil Ketua: Rudiansyah Sekretaris: Ahmad Fauzi Bendahara: Muhammad Ridwan Struktur organisasi ini juga dilengkapi dengan berbagai departemen strategis yang dipimpin oleh para kader sebagai berikut: Departemen Kaderisasi: Muhammad Ridha (Ketua), Musthafa Gaffar (Wakil) Departemen Litbang dan Organisasi: Tamrin (Ketua), Sugiarto (Wakil) Departemen Pemberdayaan Ekonomi: Adi Rakhmat Hidayat (Ketua), Abdi Wahyudi (Wakil) Departemen Pengembangan SDM: Fazri Almah Azumi (Ketua) Departemen Humas, Media dan Penerangan: Muhammad Saleng (Ketua), Muhammad Makhtum (Wakil) Pengesahan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi ABI di tingkat daerah. Ketua Umum DPP ABI, Zahir Yahya, dalam surat pengantar menyampaikan harapan agar seluruh jajaran pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan tetap berpegang pada aturan organisasi yang berlaku. Pelantikan dan pengesahan ini juga diharapkan menjadi awal baru dalam memperkuat peran ABI dalam kegiatan dakwah, pemberdayaan umat, dan pembangunan masyarakat Kaltim secara berkesinambungan. Pada momentum pelantikan pengurus yang diselenggarakan di Hotel Jamrud 2 Samarinda pada Minggu (13/7/2025), Ketua DPW ABI Kaltim Sayyid Thariq Assegaff menyampaikan bahwa salah satu misi utama ABI adalah meluruskan berbagai kesalahpahaman yang kerap muncul dan berpotensi mengganggu stabilitas sosial di daerah. “Kita ingin hadir sebagai corong komunitas, menjadi juru bicara, dan mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung proses pembangunan di Kalimantan Timur. Terutama dalam menghadapi isu-isu primordial seperti suku, agama, ras, dan golongan yang dapat menjadi potensi disintegrasi,” tambahnya. Sayyid Thoriq juga menyebut bahwa DPW ABI Kaltim telah secara resmi terdaftar di Kesbangpol, dan selama ini aktif menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah, termasuk dua gubernur Kaltim sebelumnya. “Alhamdulillah, kita sudah membangun komunikasi sejak beberapa periode yang lalu. Kita akan terus bersinergi, termasuk dengan gubernur saat ini, Bapak Rudy. Insyaallah kita akan bersilaturahmi dan memperkenalkan keberadaan komunitas kita secara lebih luas,” ujarnya. (*) Penulis & Editor: Ufqil Mubin













