BAINDONESIA.CO – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ahlulbait Indonesia (ABI) Kalimantan Timur Sayyid Thariq Assegaff menyampaikan apresiasi sekaligus pernyataan tegas mengenai komitmen komunitas Syiah terhadap keutuhan bangsa dalam kegiatan sosialisasi Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) di Balikpapan pada Minggu (20/7/2025).
Dalam sambutannya, Sayyid Thariq menekankan pentingnya merawat rasa syukur atas keberagaman yang dimiliki Indonesia.
Ia menyebut Indonesia sebagai “sebuah keajaiban” karena berhasil mempersatukan lebih dari tujuh belas ribu pulau, seribu lebih bahasa, ratusan suku, serta berbagai agama dan kepercayaan dalam satu kesatuan bangsa.
“Perbedaan yang menjadi ciri khas bangsa ini oleh sebagian orang yang berpikiran sempit mungkin dipandang sebagai potensi konflik. Tapi bagi kami, perbedaan itu adalah rahmat, sebagaimana yang disampaikan Rasulullah SAW,” ujarnya.
Dia membandingkan kondisi Indonesia dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah yang secara geografis lebih homogen namun justru mengalami instabilitas dan konflik berkepanjangan.
Menurutnya, persatuan di Indonesia adalah anugerah besar dari Allah SWT yang harus dijaga dengan kesadaran kolektif.
Sayyid Thariq juga menyoroti bahaya laten dari kelompok-kelompok yang ingin menyeragamkan perbedaan dengan menafikan eksistensi elemen minoritas.
“Kelompok semacam ini cenderung membawa gagasan intoleran dan radikal, yang bertentangan dengan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Dia pun menyatakan bahwa ABI, sebagai organisasi pengikut mazhab Islam Syiah, memiliki prinsip kuat dalam menjaga persatuan nasional dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Kami pengikut Ali bin Abi Thalib, yang mengatakan: saudaramu yang tidak seiman denganmu adalah saudaramu dalam kemanusiaan. Dengan keyakinan ini, kami menjadi komunitas yang paling bisa bekerja sama dengan semua elemen bangsa,” ungkapnya.
Ia juga memastikan bahwa komunitas Syiah di Indonesia bukan bagian dari paham transnasional atau ideologi yang ingin mengubah dasar negara.
Justru sebaliknya, ABI berkomitmen penuh terhadap Pancasila dan konsensus nasional, serta rutin melaporkan aktivitas organisasi ke Kesbangpol setiap enam bulan sebagai bentuk transparansi dan komitmen kebangsaan.
Menutup sambutannya, Sayyid Thariq mengucapkan terima kasih atas pelibatan pengurus DPD ABI dalam kegiatan FKDM dan berharap forum-forum seperti ini dapat terus digelar secara berkesinambungan guna memperkuat sinergi antarelemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan mencegah potensi konflik sosial. (*)
Penulis & Editor: Ufqil Mubin






