Berita Utama

Perwakilan PT Sylvaduta Tak Hadir dalam RDP, Ketua Komisi I DPRD Kukar Kecewa

BAINDONESIA.CO – Komisi I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait permasalahan hak-hak masyarakat Desa Hambau, Kecamatan Kembang Janggut, Kukar, yang merupakan karyawan PT Sylvaduta. “Pihak PT Silvaduta mem-PHK empat karyawan asal Hambau, terdiri dari satu sekuriti, tiga wakar; memutus kerja dengan tidak ada alasan,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Kukar Yohanes Badulele Da Silva pada Senin (15/7/2024) Namun, RDP yang digelar di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kukar ini harus ditunda karena beberapa pihak yang diundang tidak dapat hadir, di antaranya perwakilan PT Sylvaduta dan Disnakertrans Kukar. Dia mengaku kecewa atas ketidakhadiran beberapa pihak tersebut. Pasalnya, hal itu mengakibatkan pembahasan terkait kasus ini tak dapat dilakukan secara menyeluruh. “Mau dimediasikan oleh pihak DPRD Kukar, ternyata perusahaan ini tidak hadir,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa DPRD Kukar akan menjadwalkan ulang RDP. Hal ini bertujuan agar semua pihak bisa hadir sehingga masalah tersebut dapat dibahas dan diselesaikan dengan baik. Yohanes berkomitmen untuk terus memantau kasus ini serta mendorong penyelesaiannya secara adil. Dia berharap seluruh pihak yang terkait dapat menghadiri pertemuan berikutnya. Dengan begitu, solusi yang tepat dapat ditemukan untuk kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan operasional PT Sylvaduta. “Kita panggil kembali karena pernah dilalui melalui Dinas Tenaga Kerja. Nah, hari ini masyarakat mengadu ke DPRD Kukar sebagai wakil rakyat untuk coba menengahi,” ucapnya. (*) Penulis: Junaidin

Komisi I DPRD Kukar Fasilitasi RDP Kasus Penyerobotan Lahan

BAINDONESIA.CO – Komisi I DPRD Kukar mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas masalah penyerobotan lahan kebun sawit di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kukar, pada Senin (15/7/2024). RDP yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kukar ini dihadiri berbagai pihak terkait, seperti perwakilan masyarakat pemilik lahan bernama Haji (46), PT Multi Karya Pradana (MKP), BPN Kukar, dan DLHK Kukar. Ketua Komisi I DPRD Kukar Yohanes Badulele Da Silva mengungkapkan bahwa RDP ini bertujuan untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat Batuah tentang penyerobotan lahan yang dilakukan PT MKP. Sebelum terjadi penyerobotan lahan, kata dia, terdapat perjanjian PT KBB selaku pemilik izin usaha perusahaan yang memberikan pekerjaan kepada PT WR. Setelah itu, PT WR membuat perjanjian dengan masyarakat selaku pemilik lahan, salah satunya Haji. Mereka pun sepakat mengadakan kerja sama. Dalam perjalanannya, PT WR menyerahkan pekerjaan kepada PT MKP. Padahal, dalam surat perjanjian kerja sama terdapat salah satu pasal yang menekankan bahwa pekerjaan ini tidak boleh dipindahtangankan. “Dari PT MKP ini ada klausul keberatan oleh pihak masyarakat. Di pasal 5 poin b berbunyi kurang lebih tidak boleh dipindahtangankan. Artinya, pihak PT WR memindahtangankan kepada PT MKP. Itulah yang menjadi keberatan,” jelasnya. Pertemuan ini menghasilkan beberapa rekomendasi, di antaranya verifikasi lapangan oleh instansi terkait dan mediasi lanjutan antara pihak-pihak yang bersengketa. Yohanes mengatakan, DPRD Kukar akan kembali mengundang pihak-pihak terkait, khususnya PT KBB dan PT KBB yang tidak hadir dalam rapat tersebut, sehingga masalah ini dapat diselesaikan dengan damai dan tidak berlarut-larut demi kepentingan bersama dan stabilitas wilayah. “Nanti dipertemuan kedua, kita coba panggil PT KBB dan PT WR untuk menyelesaikan (masalah ini). Dan nanti kita melihat semua perjanjian-perjanjian antara pihak perusahaan dan masyarakat,” pungkasnya. (adv) Penulis: Junaidin

Angka Kemiskinan di Kabupaten Kukar pada Periode 2018-2023

BAINDONESIA.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyebut angka kemiskinan di Kukar selama 5 tahun terakhir mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Kepala BPS Kukar, Nur Wahid menjelaskan, angka kemiskinan di Kukar pada tahun 2018 mencapai 7,41 persen. Pada tahun 2019, angka kemiskinan menurun menjadi 7,20 persen. Dua tahun berikutnya tingkat kemiskinan di Kukar mencapai 7,99 persen akibat pandemi Covid-19. Pasca pandemi, pada tahun 2022 angka kemiskinan kembali menurun menjadi 7,96 persen. Tren penurunan ini berlanjut hingga tahun 2023 yang mencapai 7,61 persen. “Namun pada tahun 2022 dan 2023, yaitu pasca pandemi, kembali menurun sampai dengan sekarang,” jelas Wahid Kepala BPS Kukar pada Jumat (19/1/2024). Kenaikan angka kemiskinan di Kukar pada tahun 2020-2021 juga disebut Wahid karena dipengaruhi penambahan jumlah pendatang baru dari luar daerah. Berdasarkan analisis BPS, penurunan angka kemiskinan tersebut dipengaruhi berbagai program pembangunan ekonomi dan sosial yang diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah Kukar. Program-program tersebut tak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga mencakup aspek-aspek pendidikan dan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dia menjelaskan bahwa capaian ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. “Kami berupaya keras untuk mengurangi tingkat kemiskinan dengan menerapkan kebijakan yang berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Meskipun angka kemiskinan di Kukar mengalami penurunan signifikan, beberapa kecamatan masih mengalami tantangan serius dari segi kemiskinan. Kata Wahid, pemerintah daerah berusaha merumuskan strategi lebih lanjut untuk menyelesaikan masalah tersebut, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kukar. (jt/um)

Potret Pertumbuhan Ekonomi Kukar pada Periode 2018-2022

BAINDONESIA.CO – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sejak tahun 2018 hingga 2022 mengalami pasang surut seiring pengaruh berbagai kondisi sosial ekonomi yang mengiringinya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kukar, Nur Wahid menjelaskan, pada tahun 2018 perekonomian Kukar tumbuh 2,16 persen (year on year/yoy). Kemudian pada tahun 2019 tumbuh 3,92 persen (yoy). Pandemi Covid-19 menghantam sendi-sendi perekonomian Kukar, sehingga mengalami kontraksi 4,21 persen (yoy). Tahun berikutnya, perekonomian Kukar kembali tumbuh positif 2,68 persen (yoy) serta tahun 2022 mencapai 3,71 persen (yoy). Wahid menyebut sektor pertambangan dan galian mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi. Hal ini ditandai dengan peningkatan produksi perusahaan nasional dan lokal selama periode 2018-2022. Menurut dia, kondisi demikian mencerminkan keberhasilan pemerintah, pelaku ekonomi lokal, dan perusahaan-perusahaan nasional untuk mendorong pembangunan sektor-sektor kunci di Kukar. Salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi adalah sektor pertambangan dan galian. Dalam empat tahun terakhir, lanjut Wahid, investasi yang masuk ke sektor ini meningkat pesat, sehingga mendorong peningkatan produksi serta membuka lapangan kerja. Ia mengungkapkan bahwa sektor pertanian juga turut berperan dalam menggerakkan ekonomi Kukar. Peningkatan produktivitas pertanian dan diversifikasi produk pertanian telah berhasil menciptakan nilai tambah serta memberikan dampak positif bagi para petani lokal. Selain itu, sektor pariwisata menjadi salah satu katalisator penting dalam meningkatkan pendapatan daerah. Upaya promosi dan pembangunan infrastruktur pariwisata telah berhasil menarik wisatawan baik lokal maupun internasional, yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui sektor tersebut. “Sejauh ini yang masih memberi pengaruh besar untuk wilayah Kukar itu sendiri yaitu di bidang pertambangan, disusul oleh sektor pertanian,” ujarnya. Pertumbuhan ekonomi Kukar juga tercermin lewat indikator lain seperti peningkatan pendapatan per kapita dan penurunan tingkat pengangguran. Data BPS Kukar menunjukkan bahwa masyarakat Kukar merasakan dampak positif atas pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Meskipun capaian positif tercatat dalam empat tahun terakhir, BPS Kukar tetap menyoroti beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi Kukar. Tantangan tersebut meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, dan diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan pada sektor-sektor tertentu. (jt/um)

Pertanian Punya Kontribusi Besar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kukar

BAINDONESIA.CO – Pertanian merupakan sektor vital karena memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pengamat pertanian yang juga Rektor Unikarta Prof. Ince Raden menyebut sektor pertanian sebagai pilar utama dalam menggerakkan roda perekonomian lokal. Menurutnya, pertanian tak hanya sebatas kegiatan produksi pangan, tetapi juga memiliki dampak signifikan terhadap pengembangan sektor lain. Dia menyampaikan bahwa berdasarkan produk domestik regional bruto, pertanian Kukar menempati posisi kedua di bawah sektor pertambangan. “Alhamdulillah nilainya sudah mencapai 2 digit. Kisaran 13 persennya untuk sektor pertanian dalam arti luas,” ucapnya saat ditemui oleh wartawan BA Indonesia di kampus Unikarta Tenggarong pada Kamis (18/1/2024). Prof. Ince juga menyoroti tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Kukar, seperti produksi beras yang sempat mengalami penurunan pada akhir tahun 2023. Dalam pandangannya, penurunan tersebut tak membawa dampak berarti terhadap Kukar karena kontribusinya untuk Kalimantan Timur di sektor pertanian masih cukup tinggi. “Kontribusi buat Provinsi Kalimantan timur itu kita masih mencapai 40 persen ke atas. Kalau enggak salah sekitar 46 persen untuk Kalimantan Timur,” jelasnya. Dalam konteks ini, dia menilai Kukar memiliki potensi besar untuk berkontribusi lebih luas dalam menumbuhkan perekonomian Kaltim. Kontribusi itu tak hanya dari sektor pertanian, tetapi juga dari sektor-sektor lain seperti perkebunan dan perikanan yang memberikan pengaruh bagi kesejahteraan masyarakat. “Sektor pertanian, sektor perkebunan, dan sektor perikanan itu memang terlihat memiliki nilai yang cukup baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. “Karena kita bisa lihat dari nilai tukar petani, pekebun maupun nelayan itu sudah di atas 100. Itu artinya berusaha di sektor pertanian itu bisa memberikan nilai pendapatan yang bagus buat masyarakat sekitar sebagai indikator kesejahteraan,” ungkapnya. Prof. Ince menambahkan bahwa buah-buahan, sayur-sayuran, dan tanaman-tanaman yang semusim juga bisa dikembangkan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kata dia, masyarakat Kaltim menjadikan sayur-sayuran dan buah-buahan sebagai sumber vitamin dan mineral. Kebutuhannya pun kian meningkat dari tahun ke tahun. Ia menyebut peningkatan kebutuhan tersebut perlu dibarengi dengan ketersediaan suplai sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dari produk-produk pertanian lokal. Menurut dia, pemerintah memerlukan strategi untuk meningkatkan produksi komoditas agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang dapat berpengaruh terhadap kesejahteraan pekebun, petani, dan nelayan. Prof. Ince menjelaskan pengembangan pertanian Kukar dapat dilakukan melalui hilirisasi serta melibatkan berbagai pihak termasuk pemerintah dan perusahaan daerah. “Tinggal kita mendorong agar hilirisasi ini segera tersentuh. Dari berbagai pihak tentunya pemerintah sebagai mediator, fasilitator untuk mendatangkan investor yang terkait dengan hilirisasi ini, ataupun perusahaan-perusahaan daerah untuk menggarap program-program hilirisasi yang berbasis bahan baku,” sarannya. “Dengan adanya hilirisasi ini harapannya agar terjadi nilai tambah buat produk kita, sekaligus juga buat petani, pekebun maupun nelayan. Itu bisa menjadi nilai tambah buat mereka, karena bisa mendapatkan added value dari bahan yang mereka budidayakan,” tutupnya. (jt/um)

Harga Daging Sapi Jelang Iduladha 1445 Hijriah

BAINDONESIA.CO – Menjelang perayaan Iduladha 1445 Hijriah, harga daging di pasar-pasar tradisional Kabupaten Kutai Kartanegara terpantau stabil. Berdasarkan pentauan media ini, harga daging tak mengalami

Iran Mengaku hanya Serang Situs-Situs Militer Israel

BAINDONESIA.CO – Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan serangan balasan Iran terhadap Israel “terbatas” dan tidak ada situs non-militer yang menjadi target serangan. Seperti diketahui, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menggempur Israel pada Sabtu malam dengan rentetan drone dan rudal sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap bagian konsuler Kedutaan Besar Iran di Damaskus pada 1 April. Serangan balasan tersebut  telah menimbulkan kerusakan pada pangkalan militer Israel di seluruh wilayah pendudukan, namun tingkat kerusakannya belum diketahui secara pasti. “Dalam operasi ini, angkatan bersenjata Republik Islam Iran dengan perhitungan akurat dan menggunakan drone serta rudal telah menyerang pangkalan militer tempat pesawat F-35 milik rezim Zionis melakukan agresi terhadap gedung Kedutaan Besar Iran di Damaskus,” ungkap Amir-Abdollahian dalam pertemuan konferensi dengan duta besar asing di  Teheran, Ahad (14/4/2024). Dia juga menyebutkan bahwa pemerintah AS telah diberitahu tentang serangan terhadap Israel dan bahwa pembalasan tersebut bertujuan untuk menghukumnya. “Kami mengirimkan pesan pagi ini ke Gedung Putih dan menyatakan bahwa ini adalah operasi terbatas dengan kekuatan minimum hanya untuk mengamankan hak kami atas pertahanan yang sah dan untuk menghukum rezim Israel,” terang Amir-Abdollahian. “Terbatasnya pertahanan sah dan hukuman terhadap rezim Zionis berarti kami tidak menetapkan target sipil apa pun dalam respon kami,” sambungnya. Dia juga menjelaskan, “Angkatan bersenjata kami tidak membidik lokasi ekonomi atau populasi apa pun, bahkan dalam serangan terhadap pangkalan militer di mana pusat operasi rezim Zionis terhadap Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Damaskus berada, tindakan yang diperlukan telah diambil untuk menangani dan merespons rezim Zionis.” Menteri luar negeri Iran juga menekankan bahwa negaranya  tidak pernah mencari ketegangan di kawasan dan telah menunjukkan pengendalian diri selama enam bulan terakhir dalam menghadapi kejahatan Israel di Jalur Gaza. Di pihak lain, Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant mengatakan negaranya pada Sabtu malam  mengalami “malam paling dramatis dalam sejarahnya” sehubungan dengan pembalasan militer Iran. Dalam pernyataan yang disiarkan televisi di saluran resmikan pada hari Ahad, Galant mengatakan, “Israel mengalami malam paling dramatis dalam sejarahnya.” Dia menambahkan, “Iran menembakkan berbagai jenis rudal ke Israel, termasuk lebih dari 100 rudal balistik, masing-masing berbobot ratusan kilogram bahan peledak.” Dia mengklaim bahwa persiapan yang dilakukan negaranya bekerja sama dengan mitra AS menghasilkan “hasil yang sangat mengesankan” dalam menghadapi serangan Iran, meskipun televisi resmi Iran mengatakan bahwa setengah dari rudal yang diluncurkan “berhasil” mengenai sasaran di Israel. (*) Sumber: Liputan Islam

Israel Akui Pangkalan Udara Utamanya Rusak akibat Serangan Iran

BAINDONESIA.CO – Militer Israel mengonfirmasi bahwa salah satu pangkalan udaranya rusak akibat serangan drone dan rudal Iran pada 14 April. Jubir militer Israel, Daniel Hagari menyebutkan bahwa beberapa kerusakan tercatat, termasuk kerusakan kecil di pangkalan militer di wilayah selatan, seraya menambahkan bahwa seorang gadis di wilayah Negev juga terluka akibat pecahan peluru. Media Iran mengonfirmasi serangan rudal balistik Teheran terhadap pangkalan udara Nevatim Israel di gurun Negev selatan. Rudal balistik tersebut diluncurkan oleh Pasukan Dirgantara Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), berkoordinasi dengan unit militer Iran lainnya. Rekaman video di media sosial menunjukkan banyak rudal Iran menghujani pangkalan Nevatim. Pasukan Iran telah melakukan latihan rudal pada Februari tahun lalu, menyimulasikan serangan terhadap fasilitas militer Israel. Pangkalan udara Nevatim, 1.100 kilometer dari wilayah Iran, menampung pesawat tempur F-35 terbaru. Fasilitas ini memiliki bandara dan tiga landasan pacu. Teheran mengatakan beberapa lokasi dan sasaran lain diserang dalam serangan yang dijuluki “Operasi Janji Sejati” dan mencakup penggunaan ratusan drone dan rudal tersebut. Serangan Iran kali ini merupakan respons atas serangan udara Israel terhadap kantor Konsulat Iran di Damaskus pada 1 April, yang menghancurkan seluruh gedung dan menewaskan beberapa pejabat tinggi dan penasihat, termasuk Brigadir Jenderal Mohamed Reza Zahidi dari Pasukan Quds IRGC. Serangan tersebut merupakan pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait perlindungan hukum internasional terhadap misi diplomatik. “Misi ini telah tercapai dan memperoleh hasil yang diinginkan,” kata Kepala Staf Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Mohammad Hossein Baqeri, pada Minggu pagi. “Sejumlah besar drone, rudal jelajah dan balistik telah digunakan dalam operasi ini dengan taktik yang matang dan perencanaan yang tepat… Meskipun Iran tidak berniat melanjutkan operasi tersebut, rezim Zionis harus ingat bahwa tindakan apa pun terhadap Iran, baik di wilayah Iran atau terhadap pusat-pusat fasilitas milik Iran di Suriah atau negara lain, akan memicu operasi baru yang lebih besar,” tambahnya. Dia juga menegaskan bahwa Teheran mampu melakukan serangan “puluhan kali” lebih besar dan bahwa pangkalan-pangkalan AS akan diserang jika Washington memilih untuk bekerja sama dalam setiap respons Israel. (*) Sumber: Poros Perlawanan

Tutup Akses Pelayaran Menuju Israel, Yaman Terkenal di Arab dan Dunia

BAINDONESIA.CO – Meskipun mendapat banyak ancaman dari negara-negara besar yang mendukung Zionis Israel, Yaman tetap menjadi negara paling menonjol dalam melakukan perlawanan atas tindakan kejahatan terhadap bangsa Palestina. Pengamat politik internasional, M. Jawad mengatakan, berbagai langkah yang diambil Yaman saat ini tidak bisa dipisahkan dengan invasi Zionis Israel terhadap Palestina. Yaman melakukan blokade jalur yang dilewati kapal-kapal yang akan menuju wilayah Pendudukan Palestina. “Yaman adalah negara satu-satunya yang benar-benar saat ini membela dan menyatakan pembelaannya terhadap Palestina,” ucapnya sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Ahlulbait Indonesia pada Jumat (2/2/2024). Ia menerangkan bahwa tuntutan Yaman dalam menutup jalur laut di Bab al Mandab adalah pembukaan blokade untuk bantuan kemanusiaan menuju Palestina. Bermodal motivasi dan pengalaman perang, Yaman bersedia menghadapi segala respons yang akan diberikan oleh negara-negara yang mendukung Zionis Israel. “Keberanian ini yang menjadikan mereka (Yaman) malah menantang serangan enam kali Inggris dan Amerika itu tidak menjadikan mereka kecut. Yaman malah menantang perang terbuka di Laut Merah,” ucapnya. Ia menambahkan, perlawanan yang diberikan oleh Yaman menandakan kekuatan motivasi, ideologi, dan keimanan yang mampu mengalahkan kekuatan-kekuatan militer, negara adidaya serta super power seperti Amerika Serikat. “Menghadapi kenyataan Yaman tidak mundur, malah maju untuk berkonfrontasi secara langsung, itu menjadikan mereka (Yaman) populer bahkan di negara-negara Arab dan dunia secara keseluruhan,” ungkapnya. (ia/fb)

Seruan BARAQ pada Hari Al-Quds Internasional

BAINDONESIA.CO – Komunitas yang tergabung dalam Barisan Aliansi Resistensi Al-Quds (BARAQ) akan mengadakan aksi solidaritas Palestina di berbagai kota di Indonesia pada 5 April 2024.

Iran Mengaku hanya Serang Situs-Situs Militer Israel

BAINDONESIA.CO – Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan serangan balasan Iran terhadap Israel “terbatas” dan tidak ada situs non-militer yang menjadi target serangan. Seperti diketahui, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menggempur Israel pada Sabtu malam dengan rentetan drone dan rudal sebagai tanggapan atas serangan Israel terhadap bagian konsuler Kedutaan Besar Iran di Damaskus pada 1 April. Serangan balasan tersebut  telah menimbulkan kerusakan pada pangkalan militer Israel di seluruh wilayah pendudukan, namun tingkat kerusakannya belum diketahui secara pasti. “Dalam operasi ini, angkatan bersenjata Republik Islam Iran dengan perhitungan akurat dan menggunakan drone serta rudal telah menyerang pangkalan militer tempat pesawat F-35 milik rezim Zionis melakukan agresi terhadap gedung Kedutaan Besar Iran di Damaskus,” ungkap Amir-Abdollahian dalam pertemuan konferensi dengan duta besar asing di  Teheran, Ahad (14/4/2024). Dia juga menyebutkan bahwa pemerintah AS telah diberitahu tentang serangan terhadap Israel dan bahwa pembalasan tersebut bertujuan untuk menghukumnya. “Kami mengirimkan pesan pagi ini ke Gedung Putih dan menyatakan bahwa ini adalah operasi terbatas dengan kekuatan minimum hanya untuk mengamankan hak kami atas pertahanan yang sah dan untuk menghukum rezim Israel,” terang Amir-Abdollahian. “Terbatasnya pertahanan sah dan hukuman terhadap rezim Zionis berarti kami tidak menetapkan target sipil apa pun dalam respon kami,” sambungnya. Dia juga menjelaskan, “Angkatan bersenjata kami tidak membidik lokasi ekonomi atau populasi apa pun, bahkan dalam serangan terhadap pangkalan militer di mana pusat operasi rezim Zionis terhadap Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Damaskus berada, tindakan yang diperlukan telah diambil untuk menangani dan merespons rezim Zionis.” Menteri luar negeri Iran juga menekankan bahwa negaranya  tidak pernah mencari ketegangan di kawasan dan telah menunjukkan pengendalian diri selama enam bulan terakhir dalam menghadapi kejahatan Israel di Jalur Gaza. Di pihak lain, Menteri Pertahanan Israel Yoav Galant mengatakan negaranya pada Sabtu malam  mengalami “malam paling dramatis dalam sejarahnya” sehubungan dengan pembalasan militer Iran. Dalam pernyataan yang disiarkan televisi di saluran resmikan pada hari Ahad, Galant mengatakan, “Israel mengalami malam paling dramatis dalam sejarahnya.” Dia menambahkan, “Iran menembakkan berbagai jenis rudal ke Israel, termasuk lebih dari 100 rudal balistik, masing-masing berbobot ratusan kilogram bahan peledak.” Dia mengklaim bahwa persiapan yang dilakukan negaranya bekerja sama dengan mitra AS menghasilkan “hasil yang sangat mengesankan” dalam menghadapi serangan Iran, meskipun televisi resmi Iran mengatakan bahwa setengah dari rudal yang diluncurkan “berhasil” mengenai sasaran di Israel. (*) Sumber: Liputan Islam

Israel Akui Pangkalan Udara Utamanya Rusak akibat Serangan Iran

BAINDONESIA.CO – Militer Israel mengonfirmasi bahwa salah satu pangkalan udaranya rusak akibat serangan drone dan rudal Iran pada 14 April. Jubir militer Israel, Daniel Hagari menyebutkan bahwa beberapa kerusakan tercatat, termasuk kerusakan kecil di pangkalan militer di wilayah selatan, seraya menambahkan bahwa seorang gadis di wilayah Negev juga terluka akibat pecahan peluru. Media Iran mengonfirmasi serangan rudal balistik Teheran terhadap pangkalan udara Nevatim Israel di gurun Negev selatan. Rudal balistik tersebut diluncurkan oleh Pasukan Dirgantara Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), berkoordinasi dengan unit militer Iran lainnya. Rekaman video di media sosial menunjukkan banyak rudal Iran menghujani pangkalan Nevatim. Pasukan Iran telah melakukan latihan rudal pada Februari tahun lalu, menyimulasikan serangan terhadap fasilitas militer Israel. Pangkalan udara Nevatim, 1.100 kilometer dari wilayah Iran, menampung pesawat tempur F-35 terbaru. Fasilitas ini memiliki bandara dan tiga landasan pacu. Teheran mengatakan beberapa lokasi dan sasaran lain diserang dalam serangan yang dijuluki “Operasi Janji Sejati” dan mencakup penggunaan ratusan drone dan rudal tersebut. Serangan Iran kali ini merupakan respons atas serangan udara Israel terhadap kantor Konsulat Iran di Damaskus pada 1 April, yang menghancurkan seluruh gedung dan menewaskan beberapa pejabat tinggi dan penasihat, termasuk Brigadir Jenderal Mohamed Reza Zahidi dari Pasukan Quds IRGC. Serangan tersebut merupakan pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait perlindungan hukum internasional terhadap misi diplomatik. “Misi ini telah tercapai dan memperoleh hasil yang diinginkan,” kata Kepala Staf Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Mohammad Hossein Baqeri, pada Minggu pagi. “Sejumlah besar drone, rudal jelajah dan balistik telah digunakan dalam operasi ini dengan taktik yang matang dan perencanaan yang tepat… Meskipun Iran tidak berniat melanjutkan operasi tersebut, rezim Zionis harus ingat bahwa tindakan apa pun terhadap Iran, baik di wilayah Iran atau terhadap pusat-pusat fasilitas milik Iran di Suriah atau negara lain, akan memicu operasi baru yang lebih besar,” tambahnya. Dia juga menegaskan bahwa Teheran mampu melakukan serangan “puluhan kali” lebih besar dan bahwa pangkalan-pangkalan AS akan diserang jika Washington memilih untuk bekerja sama dalam setiap respons Israel. (*) Sumber: Poros Perlawanan

Tutup Akses Pelayaran Menuju Israel, Yaman Terkenal di Arab dan Dunia

BAINDONESIA.CO – Meskipun mendapat banyak ancaman dari negara-negara besar yang mendukung Zionis Israel, Yaman tetap menjadi negara paling menonjol dalam melakukan perlawanan atas tindakan kejahatan terhadap bangsa Palestina. Pengamat politik internasional, M. Jawad mengatakan, berbagai langkah yang diambil Yaman saat ini tidak bisa dipisahkan dengan invasi Zionis Israel terhadap Palestina. Yaman melakukan blokade jalur yang dilewati kapal-kapal yang akan menuju wilayah Pendudukan Palestina. “Yaman adalah negara satu-satunya yang benar-benar saat ini membela dan menyatakan pembelaannya terhadap Palestina,” ucapnya sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Ahlulbait Indonesia pada Jumat (2/2/2024). Ia menerangkan bahwa tuntutan Yaman dalam menutup jalur laut di Bab al Mandab adalah pembukaan blokade untuk bantuan kemanusiaan menuju Palestina. Bermodal motivasi dan pengalaman perang, Yaman bersedia menghadapi segala respons yang akan diberikan oleh negara-negara yang mendukung Zionis Israel. “Keberanian ini yang menjadikan mereka (Yaman) malah menantang serangan enam kali Inggris dan Amerika itu tidak menjadikan mereka kecut. Yaman malah menantang perang terbuka di Laut Merah,” ucapnya. Ia menambahkan, perlawanan yang diberikan oleh Yaman menandakan kekuatan motivasi, ideologi, dan keimanan yang mampu mengalahkan kekuatan-kekuatan militer, negara adidaya serta super power seperti Amerika Serikat. “Menghadapi kenyataan Yaman tidak mundur, malah maju untuk berkonfrontasi secara langsung, itu menjadikan mereka (Yaman) populer bahkan di negara-negara Arab dan dunia secara keseluruhan,” ungkapnya. (ia/fb)

Seruan BARAQ pada Hari Al-Quds Internasional

BAINDONESIA.CO – Komunitas yang tergabung dalam Barisan Aliansi Resistensi Al-Quds (BARAQ) akan mengadakan aksi solidaritas Palestina di berbagai kota di Indonesia pada 5 April 2024. Peringatan Hari al-Quds Internasional tersebut terinspirasi dari Imam khomaini yang menyatakan bahwa hari Jumat terakhir pada bulan suci Ramadan merupakan Hari Al-Quds Internasional. Pada 13 Ramadan 1399 Hijriah, setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, Imam Khomeini mengatakan, “Saya serukan kepada seluruh umat Islam di dunia dan negara-negara Muslim untuk memutus tangan rezim agresor Zionis dengan bergabung bersama umat Islam di akhir Jumat bulan suci Ramadan.” Pernyataan beliau itu menginspirasi umat Islam sedunia turun ke jalan untuk melaksanakan aksi, mengadakan seminar-seminar, serta aktivitas-aktivitas lain agar Palestina segera merdeka dan Israel dihapuskan dari peta dunia. Saat ini, dunia telah dipertontonkan dengan agresi militer rezim Zionis Israel yang menyasar warga sipil Palestina di Gaza hingga di berbagai kota lain dengan sokongan penuh pemerintah Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya. Hingga kini, sedikitnya 40 ribu warga sipil terbunuh, mayoritas di antaranya anak-anak dan perempuan. Sekitar 80 persen infrastruktur sosial Gaza seperti rumah sakit, sekolah, pasar, perumahan penduduk, dan lain-lain hancur total akibat pengeboman Israel dari darat, laut, dan udara sejak Oktober 2023. Di hadapan genosida rakyat Palestina itu, sejumlah negara tetangga Palestina malah memilih bungkam. Bahkan, sebagian turut membantu Israel menggenosida rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Mereka memasok logistik hingga mendukung Zionis Israel melalui pemberitaan di media massa. Meski demikian, mayoritas khalayak dunia tetap memihak terhadap rakyat dan perjuangan Palestina. Gelombang protes dan aksi boikot secara gobal hingga perlawanan bersenjata secara regional terus berkelanjutan secara masif dan intensif. Merespons perkembangan yang memprihatinkan tersebut, sejumlah organisasi yang tergabung dalam BARAQ menyiapkan aksi besar yang akan digelar pada Hari al-Quds Internasional di hari Jumat ini. Aksi tersebut akan berlangsung di berbagai kota di Indonesia. Adapun Hari Al-Quds Internasional merupakan hari solidaritas sedunia untuk perjuangan kemerdekaan Palestina yang diperingati setiap tahun di hari Jumat terakhir bulan suci Ramadan, yang pada tahun ini akan diselenggarakan pada 5 April 2024 secara serentak di berbagai kota di Indonesia. Menyertai rangkaian aksi tersebut, BARAQ menyampaikan sejumlah poin yang tertuang dalam pernyataan sikapnya: Pertama, apa yang terjadi di Palestina, yang memuncak akhir-akhir ini berupa agresi militer brutal terhadap jalur Gaza adalah sebentuk genosida terhadap rakyat Palestina yang dipraktikkan oleh entitas ilegal Zionis dengan dukungan Amerika Serikat dan Barat. Kedua, segala bentuk penjajahan sebagaimana yang dipraktikkan rezim Zionis di Palestina sejak 1948 bertentangan dengan nilai-nilai dan prinsip kemanusiaan sehingga harus dihapuskan dari kehidupan umat manusia. Ketiga, dukungan AS, Barat, dan para kaki tangannya di Asia Barat terhadap rezim Zionis membuktikan bahwa genosida rakyat Palestina adalah proyek penjajahan zionisme internasional sehingga harus dihadang dan dilawan secara total dan kompak oleh seluruh elemen kemanusiaan dan perlawanan semesta. Keempat, bangsa Palestina yang dijajah memiliki semua hak untuk melawan penjajahan rezim Zionis dengan segala cara yang legal, termasuk perlawanan bersenjata demi meraih kemerdekaan. Kelima, mengapresiasi setinggi-tingginya langkah-langkah diplomatik dan kemanusiaan yang ditempuh Pemerintah Republik Indonesia selama ini dalam mendukung dan mengupayakan kemerdekaan bangsa Palestina. Keenam, mengimbau dan mendorong para tokoh, ormas, dan forum-forum nasional maupun internasional untuk bersama-sama menegaskan bahwa bangsa Palestina berhak menentukan nasib dan masa depannya sendiri dan merdeka dari penjajahan. (ril/fb)

Bupati Bima Buat Surat Edaran terkait Awal Ramadan dan Zakat, Ketua ISNU Layangkan Kritik Keras

BAINDONESIA.CO – Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Bima Samrin Irawan menyampaikan kritik keras terhadap Bupati Bima karena mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 005/013/2024 tentang Zakat Fitrah Tahun 2024 M/1445 H. Dia menegaskan bahwa kritik tersebut muncul karena SE yang diterbitkan Bupati Bima terbit sebelum sidang isbat awal Ramadan tahun ini. Bupati Bima menginstruksikan Kementerian Agama (Kemenang) Kabupaten Bima agar menjalankan SE tersebut. Ia berpendapat, Kemenag tak mempunyai kewajiban untuk menaati instruksi Bupati. Pasalnya, Kemenag dan Pemerintah Daerah (Pemda) Bima hanya bersifat koordinatif, bukan instruktif. “Peristiwa ini belum pernah terjadi di seluruh Indonesia, yakni kepala daerah mengumumkan awal Ramadan dan mendahului sidang isbat Kemenag,” ujarnya saat diwawancarai wartawan BA Indonesia via seluler pada Minggu (10/3/2024). Karena itu, Samrin menyatakan kekecewaannya terhadap langkah Bupati Bima yang dinilainya tidak memerhatikan prosedur yang dijalankan setiap tahun. Menurut dia, instruksi Bupati sebelum sidang isbat awal Ramadan dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, apalagi SE tersebut sudah diumumkan di beberapa masjid di wilayah Bima. “Padahal masyarakat perlu mendengarkan sidang isbat Kementerian Agama. Sedangkan Bupati malah sudah berani menetapkan lebih dulu awal Ramadan sebelum sidang isbat,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa penghimpunan dan penyaluran zakat merupakan satu hal yang penting sebagai bagian dari ibadah, namun keputusannya harus berdasarkan ketentuan yang berlaku. Samrin juga menyinggung penentuan awal Ramadan yang harus mengikuti proses yang sudah ditetapkan Kemenag RI. Sidang isbat adalah wadah yang sah dan diakui untuk menentukan awal Ramadan. Dalam kritiknya, dia menyoroti koordinasi antara lembaga keagamaan dan pemerintah dalam menetapkan kebijakan terkait bulan suci Ramadan dan kewajiban zakat. Dia menyarankan Bupati tak tergesa-gesa dalam mengeluarkan SE yang berpotensi meresahkan masyarakat, apalagi SE Pemda Bima itu telah mendahului sidang isbat Menteri Agama RI sebagai ulil amri bagi umat Islam Indonesia. “Jelas dalam Alquran bahwa taatilah Rasul dan ulil amri. Nah, dalam konteks ini, ulil amri kita adalah Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Kementerian Agama RI,” pungkasnya. (jt/um)

Pelapor Dugaan Pelanggaran Pemilu di Kabupaten Bima “Divonis sebagai Penjahat”

BAINDONESIA.CO – Seorang dosen yang berasal dari salah satu kampus di Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat Samrin Irawan disebut sebagai “penjahat” setelah melaporkan kasus dugaan pelanggaran Pemilu di daerah tersebut. Dalam sebuah video yang beredar, seorang komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bima melontarkan pernyataan itu dalam sidang yang membahas dugaan pelanggaran dalam pesta demokrasi tahun 2024. Mulanya, Samrin melaporkan salah seorang sekretaris desa di Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima yang diduga melakukan pelanggaran Pemilu. Dia melayangkan laporan tersebut kepada Centra Penegakan Hukum Terpadu Kabupaten (Gakkumdu) Bima pada 26 Februari 2024 dengan nomor laporan 008/LP/PL/Kab/18.03/II/2024. Dua hari setelah teregistrasi, laporan itu direspons oleh Centra Gakkumdu Kabupaten Bima. Lembaga tersebut menyebut laporan yang dilayangkan Samrin cacat secara formil. Kuasa hukum Samrin, Fadhil menyesalkan pernyataan Komisioner Bawaslu Kabupaten Bima yang bernada penghukuman terhadap Samrin. Dia menegaskan bahwa Komisioner Bawaslu Kabupaten Bima telah memvonis seseorang tanpa proses hukum. “Sejak kapan lembaga Bawaslu maupun lainnya menetapkan klien kami sebagai tersangka?” tanyanya dengan nada heran saat diwawancarai via telepon seluler oleh wartawan BA Indonesia pada Seni (4/3/2024) Dia juga menyinggung laporan kliennya yang telah memenuhi syarat formil. Ia pun menguraikan Pasal 15 ayat (3) Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2022, yang menguraikan syarat formil: (a) nama dan alamat pelapor; (b) pihak terlapor; (c) waktu penyampaian laporan tidak melebihi jangka waktu 7 hari sejak diketahui dugaan pelanggaran Pemilu sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (4). “Jika ditinjau dari laporannya, pihak pelapor telah memenuhi syarat formil,” tegasnya. Apabila Bawaslu Kabupaten  Bima menemukan cacat formil dalam laporan tersebut, menurut Fadhil, sepatutnya lembaga itu memberikan ruang dan petunjuk kepada pelapor untuk memperbaiki laporannya. “Sepatutnya lembaga tersebut memberikan ruang dan petunjuk kepada pihak pelapor sebagai mitra dalam memberantas kecurangan Pemilu untuk memperbaiki dan atau melengkapi laporannya,” imbuh dia. Langkah Bawaslu yang hanya menolak laporan tanpa disertai dalil diibaratkannya lembaga tersebut sebatas “loket” bagi masyarakat untuk mengadu pelanggaran maupun pidana Pemilu. Padahal, ia menyebut Bawaslu merupakan lembaga yang dibentuk untuk mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu, menerima aduan, menangani kasus pelanggaran administrasi Pemilu, serta pelanggaran pidana Pemilu sesuai peraturan perundang-undangan. Fadhil menyarankan Bawaslu menghidupkan demokrasi yang bersih dari kecurangan dengan menindak tegas pelaku pelanggaran Pemilu. “Permasalahan kekurangan laporan yang bersifat cacat formil tidak boleh mengesampingkan inti permasalahannya, yaitu adanya pelanggaran dan pidana Pemilu, apalagi menuduh pelapor sebagai pelaku kejahatan,” tutupnya. (jt/um)

Berita Terbaru
Lainnya

Ideologi Jurnalis

Oleh: Ufqil Mubin* Jurnalis telah memainkan peran penting dalam proses perubahan sosial-politik di berbagai belahan dunia. Ia tidak hanya bertugas sebagai pembawa informasi laksana tukang pos yang membagikan kiriman dari rumah ke rumah, tetapi ikut mempengaruhi sikap, keputusan, dan langkah-langkah yang diambil masyarakat dan pemerintah di berbagai belahan dunia. Informasi terkait berbagai kezaliman dalam bentuk genosida yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina dari masa ke masa tak bisa dilepaskan dari peran strategis jurnalis dalam mengabarkan fakta tersebut kepada masyarakat dunia. Informasi itu digali, diolah, disimpan, dan disebarkan oleh jurnalis-jurnalis dari berbagai media massa, sehingga membawa pengaruh dalam berbagai sikap dan keputusan yang diambil pemerintah dan masyarakat dari negara-negara di dunia. Rezim Zionis Israel yang kini terkucil di mata dunia setelah serangan tak berperikemanusiaan terhadap para pengungsi Rafah, disadari ataupun tidak, merupakan hasil kerja-kerja para jurnalis yang menggali dan mengabarkan fakta yang menyertai genosida tersebut. Karena itu, informasi yang disampaikan setiap awak media membawa pengaruh yang sangat signifikan terhadap proses perjuangan bangsa Palestina dalam meraih kemerdekaan. Di lain sisi, masyarakat dunia kian menyadari kezaliman yang tiada tara yang dilakukan entitas Zionis Israel terhadap bangsa Palestina setelah berbagai media massa di bawah pengaruh entitas kolonial tersebut tidak lagi kuasa menutup fakta di balik penindasan yang tak kunjung berakhir yang dialami bangsa Palestina. Jurnalis beradu nyawa untuk mendapatkan informasi dalam berbagai kondisi yang mewarnainya, baik dalam keadaan damai maupun perang. Dalam kondisi damai, mereka ikut berpartisipasi dalam mengabarkan dan mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap kepentingan publik. Sementara dalam keadaan perang, mereka berusaha menggali informasi berdasarkan fakta empiris yang menyertai detik demi detik dari kedua belah pihak yang saling berusaha menghancurkan satu sama lain. Namun di sisi lain, jurnalis telah berkontribusi terhadap penyebaran berita bohong, tidak akurat, dan melegitimasi penindasan yang dilakukan oleh adidaya dunia serta penguasa-penguasa di negara-negara dari berbagai belahan dunia. Sebagian jurnalis juga menjadi “stempel” informal bagi pemerintah untuk mempengaruhi publik dalam kebijakan-kebijakan tertentu yang sejatinya tak berpihak pada kepentingan dan hajat hidup masyarakat. Tak pelak, jurnalis telah memainkan peran laksana dua mata pisau: satu sisi mempengaruhi masyarakat dunia untuk berpihak pada kebenaran dan keadilan. Di sisi, ia berperan sebagai pembawa berita bohong, dangkal, dan tidak akurat, yang pada dasarnya bertujuan untuk mengelabui publik demi memuluskan kepentingan penguasa-penguasa sejumlah negara adidaya, negara dunia ketiga, bahkan sejumlah penguasa di level paling rendah dalam struktur pemerintahan sebuah negara. Definisi Ideologi Dilansir dari Kata Data pada Rabu (19/6/2024), berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, ideologi adalah sekumpulan konsep yang tersusun secara sistematis menjadi dasar pemikiran atau pandangan yang memberikan arah dan tujuan bagi kelangsungan hidup suatu golongan atau masyarakat. Istilah “ideologi” dalam bahasa Inggris, masih dari Kata Data, berasal dari kata idea yang artinya gagasan atau pemikiran. Sementara kata “logi” berasal dari bahasa Yunani, logos, yang berarti pengetahuan. Jadi, ideologi merujuk pada pengetahuan tentang gagasan-gagasan atau pengetahuan tentang ide-ide, bisa juga diartikan sebagai ilmu tentang ide-ide atau ajaran tentang pemahaman-pemahaman dasar. Pada awalnya, istilah ideologi diperkenalkan oleh Destutt de Tracy, seorang intelektual asal Perancis, pada tahun 1796. Tracy mendefinisikan ideologi sebagai “ilmu tentang ide-ide”, sebuah program yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan institusional dalam masyarakat Perancis. Menurut Gunawan Setiardjo, ideologi merupakan sekumpulan ide dasar tentang manusia dan seluruh realitas yang menjadi landasan dan aspirasi hidup. Sementara itu, Ramlan Surbakti menyatakan bahwa ideologi dapat dipahami dalam dua konsep yaitu ideologi secara fungsional dan struktural. Secara fungsional, ideologi merujuk pada serangkaian konsep tentang kebaikan bersama, masyarakat atau negara yang dianggap ideal. Definisi Jurnalis Dikutip dari Gramedia.co, jurnalis adalah seseorang yang bertugas dan bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan jurnalistik, seperti menulis, menganalisis, dan melaporkan suatu peristiwa kepada publik melalui media massa secara teratur. Menurut KBBI, jurnalis merupakan seseorang yang bekerja untuk mengumpulkan informasi serta menulis berita di media massa cetak maupun media massa elektronik. Sementara itu, dikutip dari LSPR, jurnalis adalah istilah yang lebih umum dan mencakup semua individu yang bekerja dalam industri media untuk mengumpulkan, menyelidiki, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Mereka bertanggung jawab untuk menyampaikan laporan yang faktual dan berimbang kepada pembaca atau penonton. Jurnalis dapat bekerja di berbagai platform media, seperti surat kabar, majalah, televisi, radio, dan media digital. Kesimpulan Dari definisi di atas, saya membatasi pemaknaan terkait “ideologi jurnalis” dalam artikel ini, yakni konsepsi-konsepsi dasar yang menjadi fondasi gerakan jurnalis dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai penghimpun, penulis, penyimpan, dan penyebar informasi. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan batasan yang cukup spesifik bagi jurnalis—atau istilah yang lebih khusus “wartawan”—dalam menjalankan perannya sebagai penghimpun, penulis, dan penyebar informasi, yang dapat mempengaruhi pandangan, sikap, dan kebijakan pemerintah berkenaan dengan kepentingan publik. Sebagai landasan ideologis dalam gerakannya, jurnalis sejatinya memiliki peran-peran strategis—sebagaimana diuraikan dalam Pasal 6 Undang-Undang Pers—seperti memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui; menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan hak asasi manusia, serta menghormati kebhinekaan; mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar; melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum; serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Dari uraian tersebut, seyogiyanya jurnalis bukan semata profesi yang bertugas menghimpun, menulis, menyimpan, dan menyebarkan berita, tetapi juga sebagai “penegak” nilai-nilai universal seperti keadilan dan kebenaran, yang tentu saja memuat konsekuensi yang lebih berat ketimbang sebagai penghimpun dan penulis berita yang diterbitkan di media massa. Atas dasar peran-peran strategis inilah para jurnalis yang bertugas di berbagai front meneguk cawan syahadah. Mereka yang berprofesi sebagai jurnalis yang mengambil sikap serta teguh dalam usaha-usaha menegakkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan pada akhirnya harus rela mendapat tekanan, pembunuhan karakter, pengucilan, bahkan dalam banyak kasus dibunuh oleh kaki tangan rezim. Saya akan menutup artikel ini dengan mengutip kalimat singkat terkait keadilan yang begitu singkat namun kaya makna dari Imam Ali bin Abi Thalib as, “Keadilan adalah sesuatu yang paling luas untuk digambar, tetapi paling sempit untuk diamalkan.” (*Direktur Utama BA Indonesia)

Mungkinkah Menyatukan antara Pertanian Modern dan Kearifan Lokal?

Oleh: Ali Zainal Abidin Alaydrus* Pertanian modern dan pertanian yang berbasiskan kearifan lokal adalah dua konsep yang sebagian orang dianggap saling bertolak belakang dalam pengelolaan pertanian. Pertanian modern mengacu pada penggunaan teknologi dan inovasi terbaru dalam pertanian, sedangkan kearifan lokal mengacu pada pengetahuan tradisional dan budaya lokal dalam pertanian yang diwariskan oleh nenek moyang secara turun-menurun yang pada praktiknya selaras dengan alam. Sejatinya kedua konsep tersebut dapat saling melengkapi dan mendukung satu sama lain dalam membangun sistem pertanian yang berkelanjutan dan efektif. Pertanian modern telah membawa banyak perubahan dalam produksi pertanian, seperti penggunaan pupuk kimia, pestisida, dan teknologi irigasi. Teknologi ini telah meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan dan membantu mengatasi masalah pangan di banyak negara. Namun, dampak negatif dari penggunaan teknologi pertanian modern juga terlihat, seperti masalah lingkungan dan kesehatan akibat penggunaan bahan kimia yang berbahaya. Sedangkan kearifan lokal dalam pertanian mencakup pengetahuan dan praktik-praktik tradisional dalam budaya lokal yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Hal ini meliputi pembukaan lahan, penanaman tanaman dengan pola musim, pengolahan tanah, sistem pengairan, penggunaan pupuk organik, dan pengendalian hama secara alami. Kearifan lokal juga dapat memainkan peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati dan pengelolaan lingkungan secara bijaksana. Namun, kearifan lokal juga memiliki kelemahan, seperti efisiensi dan kemampuan yang minim untuk memenuhi permintaan pasar yang besar. Selain itu, beberapa praktik pertanian tradisional mungkin tidak sesuai dengan kondisi saat ini, seperti perubahan iklim dan masalah pangan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, penting untuk menemukan keseimbangan antara pertanian modern dan kearifan lokal untuk membangun sistem pertanian yang berkelanjutan dan efektif. Pertanian modern dapat mengambil manfaat dari kearifan local, seperti penggunaan pupuk organik dan pengendalian hama alami, sementara kearifan lokal dapat mengambil manfaat dari teknologi pertanian modern, seperti sistem irigasi yang modern berbasis IoT dan penggunaan varietas tanaman yang lebih produktif. Kearifan lokal juga dapat membantu mempertahankan keanekaragaman hayati, seperti varietas tanaman lokal yang lebih tahan terhadap perubahan iklim dan serangan hama. Sementara itu, pertanian modern dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi dan mengatasi masalah kebutuhan pangan yang meningkat. Dalam konteks Indonesia, banyak kearifan lokal dalam pertanian yang telah diakui dan diapresiasi, seperti Pranoto Mongso di Jawa, Nyabuk Gunung di Jawa Barat, sistem irigasi subak di Bali, sistem pertanian ladang berpindah di Kalimantan, Tradisi Bondang di Sumatera, Kabekelo di NTT dan banyak lagi tradisi lainnya. Namun, menghadapi tantangan zaman modern, seperti perubahan iklim, urbanisasi, dan globalisasi, penting bagi Indonesia untuk menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi pertanian modern. Diperlukan upaya untuk memperkuat kearifan lokal dan mengembangkan teknologi pertanian modern yang sesuai dengan kondisi lokal, sehingga dapat membangun sistem pertanian yang berkelanjutan dan efektif untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin kompleks. Dengan demikian, sinergi antara pertanian modern dan kearifan lokal tidak hanya penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian, tetapi juga untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui pendekatan ini, Indonesia dapat merangkul warisan budaya dan pengetahuan lokal yang kaya sambil mengadopsi teknologi modern untuk meningkatkan daya saing dalam menghadapi tantangan masa depan. Dalam hal ini, pemerintah, akademisi, petani, swasta, dan pemangku kepentingan lainnya perlu bekerja sama untuk menciptakan kebijakan yang mendukung integrasi antara kearifan lokal dan teknologi pertanian modern. Hanya dengan langkah-langkah konkret ini kita dapat memastikan bahwa pertanian Indonesia tetap menjadi tulang punggung ekonomi yang berkelanjutan dan mampu memenuhi kebutuhan pangan di masa mendatang. (*Dosen Tetap Prodi Agroekoteknologi Faperta Universitas Mulawarman Samarinda)

Sikap, Gerak, dan Perjuangan Kader HMI

Oleh: Arif Sofyandi* Kader-kader HMI adalah kader-kader yang dibentuk dengan keteguhan iman, kedalaman ilmu, dan ketulusan amal. Karena itu, setiap sikap, gerak, dan langkah mereka merupakan pancaran cahaya keabadian. Ketika mereka turun ke jalan dan membela hak-hak kaum tertindas (mustadafin) maka tidak lain perjuangan mereka adalah perjuangan pengabdian sebagai insan muabid yang benar-benar menjadi abdi yang taat kepada Tuhannya. Tak jarang ketika mereka turun ke jalan, kemudian kita melihat dan menyaksikan pemandangan yang begitu istimewa. Ketika mereka mendengarkan azan, mereka meninggalkan seluruh aktivitas dan memenuhi panggilan Tuhan. Sikap dan perjuangan mereka di lingkungan akademik dan sosial merupakan manifestasi dari konsepsi khitah perjuangan sebagai kitab dan pedoman perjuangan bagi setiap kader HMI. Tidak akan ditemukan nilai-nilai perjuangannya kecuali untuk kemaslahatan bersama. Tidak perlu ditanya komitmen perjuangan mereka terhadap kaum-kaum mustadafin karena pada diri mereka telah tertanam nilai-nilai mujahid yang suatu waktu akan mereka aktifkan untuk berjihad di jalan Allah. Begitu pula dengan bacaan, analisa, kepekaan sosial, dan wawasan keilmuan mereka. Sejak awal basic training, telah ditanamkan pada jiwa mereka tentang nilai-nilai mujtahid yang senantiasa berijtihad dengan kapasitas dan kualitas keilmuannya, tentu sesuai dengan problematika sosial yang terjadi. Selain itu, mereka dibentuk menjadi insan mujadid yang pada diri mereka telah tertanam nilai-nilai pembaruan. Artinya, mereka tidak bisa melihat dan membiarkan kemungkaran terjadi di lingkungan sosial kecuali mereka akan mengambil bagian untuk menegakkan yang makruf dan mencegah yang mungkar. Mereka akan mendidik, mengajarkan, menggerakkan dan sekaligus menjadi inspirasi bagi publik dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Khittoh Perjuangan bahwa perjuangan harus diperjuangkan sampai titik darah penghabisan demi terwujudnya tatanan masyarakat yang diridhoi oleh Allah Swt. Sebagaimana diikrarkan oleh setiap kader HMI bahwa sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku adalah hanya untuk Allah Tuhan Semesta Alam. Karena itu, tidak ada pengabdian bagi kader HMI kecuali pengabdian kepada Allah. Tidak ada mujtahid bagi kader HMI kecuali berijtihad di jalan Allah. Tidak ada mujahid bagi kader HMI kecuali berjihad di jalan Allah dan tidak ada mujadid bagi kader HMI kecuali menjadi pembaru di jalan Allah Swt. (*Alumni Himpunan Mahasiswa Islam)  

BA Indonesia: Katalisator Perubahan

Oleh: Ufqil Mubin* Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan kata “katalisator” sebagai seseorang atau sesuatu yang menyebabkan terjadinya perubahan dan menimbulkan kejadian baru atau mempercepat suatu peristiwa. Sementara kata “perubahan”, KBBI mengartikannya berubah, peralihan, dan pertukaran. Definisinya, peralihan dari suatu keadaan yang kurang ideal ke kondisi ideal. Dalam konteks ini, perubahan bermakna dari suatu keadaan negatif ke positif. Dua kata inilah—katalisator dan perubahan—yang menjadi tagline dari baindonesia.co, yang secara resmi berdiri pada 1 September 2023. Media ini berfokus pada berita-berita ekonomi. Namun, tidak berarti mengabaikan berbagai isu aktual terkait politik, pendidikan, sosial, budaya, dan lainnya. Karena itu dalam penyajiannya, konten-konten baaindonesia.co akan didominasi oleh konten ekonomi, yang persentasenya sekitar 60 persen. Konten-konten yang disajikan media ini bermuara pada keinginan kuat kami untuk mendorong penerapan Pancasila dalam sistem perekonomian Indonesia, yang secara spesifik menampung aspirasi tentang solusi terhadap masalah kemiskinan, keterbelakangan, pengangguran, ketimpangan antara penduduk miskin dan kaya, serta patologi-patologi perekonomian yang akarnya adalah penjajahan dan eksploitasi. Latar Belakang Media daring ini merupakan “anak kandung” pertama beritaalternatif.com, yang telah didirikan pada 7 Juni 2021 oleh Muhammad Fauzi, Ahmad Fauzi, dan saya. Selama dua tahun itu, beritaalternatif.com telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, baik dari sisi kunjungan atau pembaca maupun ekspansi dari sisi bisnis dan biro ke daerah-daerah di Provinsi Kalimantan Timur. Pembentukan baindonesia.co tentu saja telah melewati proses diskusi dan musyawarah yang alot di internal kami. Barang kali ada yang bertanya, mengapa membentuk media baru lagi? Bukankah sudah cukup dengan memperluas cakupan pembaca dan bisnis lewat beritaalternatif.com? Apakah sumber daya manusianya sudah tersedia? Apakah dukungan finansialnya tersedia? Semua pertanyaan tersebut juga muncul dalam benak saya saat memutuskan untuk mengajukan pembentukan baindonesia.co. Pertanyaan-pertanyaan tersebut saya jawab secara detail dalam bagian berikut ini: Pertama, keberadaan media-media daring yang telah terbentuk di Indonesia, sependek ingatan dan pengetahuan saya, belum mencerminkan dan mewakili aspirasi kami dalam menyajikan konten yang mendorong kebijakan berkeadilan dalam aspek perekonomian di Tanah Air. Ringkasnya, media-media arus utama di Republik ini belum secara spesifik menyajikan konten di bidang ekonomi sebagaimana tujuan pembentukan baindonesia.co. Kedua, induk dari media ini, yakni beritaalternatif.com, menyajikan konten-konten yang lebih umum, yang sebagian besarnya konten di bidang politik dalam pengertian luas—di dalamnya mencakup pula bidang hukum dan pendidikan. Sedangkan baindonesia.co berkonsentrasi pada konten-konten yang sebagian besar berisi berita-berita ekonomi. Ketiga, pembentukan media ini diakui atau pun tidak, semula tak berada dalam perencanaan kami yang secara tersurat tercatat di tingkat manajemen beritaalternatif.com. Meski begitu, keinginan untuk melakukan ekspansi dan perluasan jaringan media telah berkali-kali saya sampaikan dalam rapat formal maupun informal manajemen media tersebut. Jika ditinjau dari berbagai aspek, pembentukan baindonesia.co bertepatan dengan momentum yang saya nilai sangat tepat di tengah pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah-daerah di Provinsi Kalimantan Timur. Sejak semula, saat membentuk beritaalternatif.com, terang saja bahwa kami mendirikan media tersebut di tengah keterbatasan di berbagai aspek: finansial, sumber daya manusia, juga tidak disertai kajian mendalam tentang bisnis berikut perluasannya. Kala itu, kami hanya memiliki modal semangat dan visi yang bertumpu pada keinginan kuat kami untuk berkontribusi mengisi kekosongan di tengah menjamurnya media daring di Indonesia. Saat ini, setelah dua tahun berlalu, sumber daya manusia kami sudah tersedia serta jaringan bisnis media pun sudah terbuka lebar. Karena itu, momentum melahirkan “anak kandung” beritaalternatif.com telah berada dalam kondisi dan waktu yang tepat. Pada akhir tulisan ini, lewat media daring baindonesia.co, kami ingin berkontribusi dan berperan lebih luas dalam kancah pembentukan narasi dan gagasan di tengah publik Indonesia, juga menawarkan perspektif kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sehingga bisa dijadikan bahan dalam pengambilan kebijakan untuk mendorong keadilan dan kesejahteraan bangsa ini. (*Direktur Utama Baindonesia.co)

Refleksi Milad Ke-60: Masa Depan Gerakan IMM

Oleh: Miftahul Khair, M.Pd* Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) merupakan organisasi Islam yang memiliki tujuan Mengusahakan Terbentuknya Akademisi Islam yang Berakhlak Mulia demi Terwujudnya Cita-Cita Muhammadiyah. IMM menjadi wadah perkumpulan mahasiswa Islam untuk mengasah ide dan pikirannya serta menemukan karakter diri sebagai seorang mahasiswa yang kelak mewariskan predikat sebagai cendekiawan sejati yang dapat mengisi peran-peran penting untuk keberlanjutan agama, bangsa, dan negara. Momentum Milad IMM ke-60 tahun ini mesti direnungkan untuk mengembalikan ide dan gerakan IMM sebagai pilar penting agama Islam, kemanusiaan, dan kebangsaan, karena pucuk harapan ada pada IMM untuk mencetak kader-kader intelektual yang religius dan kuat secara intelektual. Guru bangsa HOS Cokroaminoto dikenal dengan triloginya, “Semurni-murninya tauhid, sedalam-dalamnya ilmu pengetahuan, dan secanggih-canggihnya syiasyah.” IMM juga memiliki trilogi: intelektual, religius, dan humanitas. Karena itu, IMM memiliki tanggung jawab untuk membentuk kader yang berkualitas sesuai tujuan awal kelahiran IMM. Pendiri IMM menulis, “Jadikanlah IMM sebagai organisasi untuk belajar, untuk beramal, dan untuk mengabdi, sehingga IMM mampu terus melahirkan gagasan pembaruan dan menjadikan ikatan sebagai gerakan ide dan melaksanakan idenya.” Pesan moral pendiri IMM ini harus menggerakkan hati dan tindakan kita untuk meluruskan kembali kiblat gerakan IMM. Organisasi ini harus menjadi lumbung kelahiran pemikir yang luas secara keilmuan, kuat secara spiritualitas, serta cakap dan dapat diterima semua kalangan. Mahasiswa yang tergabung dalam IMM mesti mengambil contoh dari sosok Kiai Ahmad Dahlan, yang merupakan tokoh yang memiliki toleransi dan dapat diterima semua kalangan. Selain itu, Djazman Al-Kindi, yang merupakan seorang akademisi dan aktivis sejati IMM dapat dijadikan teladan. Dia telah mencurahkan segala daya dan upaya untuk Muhammadiyah dan IMM. Jika ditelusuri kisah dan perjalanannya, beliau merupakan sosok yang dinamis juga progresif, sejalan dengan kemodernan dan pemikirannya yang jauh melampaui zaman. “Muslim intelektual” yang dikemukakan oleh Al-Kindi terwujud dalam usahanya mendirikan IMM. Sebagai gerakan mahasiswa Islam, IMM harus senantiasa menegakkan prinsip amal ilmiah dan ilmu amaliah. Sehingga kelak “Muslim intelektual” tersebut mampu menjadi salah satu faktor yang ikut menentukan arah perubahan yang kini sedang berlangsung di Indonesia. Bermodal kemampuan berpikir yang futuristik dan melampaui zaman, Al-Kindi sudah jauh-jauh hari memperingatkan kader-kader IMM terkait tujuan pendirian organisasi ini. Soal eksistensi IMM, beliau mengatakan bahwa eksistensi IMM akan ditentukan oleh konsistensi kader terhadap tujuan IMM. Pada momentum Milad ke-60, IMM harus kembali menjadi organisasi yang dapat menumbuhkembangkan ide dan gagasan murni sehingga dalam gerakan, kader-kader IMM dapat tumbuh sebagai cendekiawan berkepribadian unggul. Perkembangan dan kemajuan zaman tidaklah mampu dielakkan. Sebagai organisasi Islam, tentu IMM memiliki tantangan di era ini, di antaranya dakwah gerakan IMM di lingkungan perguruan tinggi Islam negeri masih menjadi catatan. IMM perlu memperbarui pola komunikasi dan pendekatan. Dengan begitu, keberadaan wadah IMM di lingkungan kampus Islam negeri dapat diterima. Harapannya, mahasiswa bisa merasakan keindahan berproses di IMM. Selain itu, IMM sebagai mercusuar peradaban dan tulang punggung umat. Karena itu, IMM perlu hadir sebagai pemberi jalan tengah atas berbagai problem yang dihadapi umat saat ini. Momentum ini bisa dijadikan langkah yang baik untuk menarik kembali IMM sebagai jalan tengah untuk mencapai perdamaian abadi, penolong umat, serta mercusuar seluruh rakyat dan umat manusia. Sejalan dengan misi Muhammadiyah dalam mencerahkan semesta, IMM mempunyai tanggung jawab moral untuk mewujudkan cita-cita besar ini. Semua ini tentu menjadi bagian dari komitmen IMM untuk fastabikulkhairot dan membumikan firman Allah dalam QS. Alimran ayat 104. Terakhir, momentum Milad IMM ke-60 tahun ini membawa harapan agar IMM menjadi tiang penyangga umat Islam dan kemanusiaan. Sebab, Nilai Dasar Ikatan menguraikan, “Segala bentuk ketidakadilan, kesewenang-wenangan adalah lawan besar bagi IMM, dan hal demikian menjadi tugas setiap kader IMM untuk melawannya.” (*Ketua Umum DPD IMM NTB Periode 20180-2021)

Ideologi Jurnalis

Oleh: Ufqil Mubin* Jurnalis telah memainkan peran penting dalam proses perubahan sosial-politik di berbagai belahan dunia. Ia tidak hanya bertugas sebagai pembawa informasi laksana tukang pos yang membagikan kiriman dari rumah ke rumah, tetapi ikut mempengaruhi sikap, keputusan, dan langkah-langkah yang diambil masyarakat dan pemerintah di berbagai belahan dunia. Informasi terkait berbagai kezaliman dalam bentuk genosida yang dilakukan Israel terhadap bangsa Palestina dari masa ke masa tak bisa dilepaskan dari peran strategis jurnalis dalam mengabarkan fakta tersebut kepada masyarakat dunia. Informasi itu digali, diolah, disimpan, dan disebarkan oleh jurnalis-jurnalis dari berbagai media massa, sehingga membawa pengaruh dalam berbagai sikap dan keputusan yang diambil pemerintah dan masyarakat dari negara-negara di dunia. Rezim Zionis Israel yang kini terkucil di mata dunia setelah serangan tak berperikemanusiaan terhadap para pengungsi Rafah, disadari ataupun tidak, merupakan hasil kerja-kerja para jurnalis yang menggali dan mengabarkan fakta yang menyertai genosida tersebut. Karena itu, informasi yang disampaikan setiap awak media membawa pengaruh yang sangat signifikan terhadap proses perjuangan bangsa Palestina dalam meraih kemerdekaan. Di lain sisi, masyarakat dunia kian menyadari kezaliman yang tiada tara yang dilakukan entitas Zionis Israel terhadap bangsa Palestina setelah berbagai media massa di bawah pengaruh entitas kolonial tersebut tidak lagi kuasa menutup fakta di balik penindasan yang tak kunjung berakhir yang dialami bangsa Palestina. Jurnalis beradu nyawa untuk mendapatkan informasi dalam berbagai kondisi yang mewarnainya, baik dalam keadaan damai maupun perang. Dalam kondisi damai, mereka ikut berpartisipasi dalam mengabarkan dan mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap kepentingan publik. Sementara dalam keadaan perang, mereka berusaha menggali informasi berdasarkan fakta empiris yang menyertai detik demi detik dari kedua belah pihak yang saling berusaha menghancurkan satu sama lain. Namun di sisi lain, jurnalis telah berkontribusi terhadap penyebaran berita bohong, tidak akurat, dan melegitimasi penindasan yang dilakukan oleh adidaya dunia serta penguasa-penguasa di negara-negara dari berbagai belahan dunia. Sebagian jurnalis juga menjadi “stempel” informal bagi pemerintah untuk mempengaruhi publik dalam kebijakan-kebijakan tertentu yang sejatinya tak berpihak pada kepentingan dan hajat hidup masyarakat. Tak pelak, jurnalis telah memainkan peran laksana dua mata pisau: satu sisi mempengaruhi masyarakat dunia untuk berpihak pada kebenaran dan keadilan. Di sisi, ia berperan sebagai pembawa berita bohong, dangkal, dan tidak akurat, yang pada dasarnya bertujuan untuk mengelabui publik demi memuluskan kepentingan penguasa-penguasa sejumlah negara adidaya, negara dunia ketiga, bahkan sejumlah penguasa di level paling rendah dalam struktur pemerintahan sebuah negara. Definisi Ideologi Dilansir dari Kata Data pada Rabu (19/6/2024), berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, ideologi adalah sekumpulan konsep yang tersusun secara sistematis menjadi dasar pemikiran atau pandangan yang memberikan arah dan tujuan bagi kelangsungan hidup suatu golongan atau masyarakat. Istilah “ideologi” dalam bahasa Inggris, masih dari Kata Data, berasal dari kata idea yang artinya gagasan atau pemikiran. Sementara kata “logi” berasal dari bahasa Yunani, logos, yang berarti pengetahuan. Jadi, ideologi merujuk pada pengetahuan tentang gagasan-gagasan atau pengetahuan tentang ide-ide, bisa juga diartikan sebagai ilmu tentang ide-ide atau ajaran tentang pemahaman-pemahaman dasar. Pada awalnya, istilah ideologi diperkenalkan oleh Destutt de Tracy, seorang intelektual asal Perancis, pada tahun 1796. Tracy mendefinisikan ideologi sebagai “ilmu tentang ide-ide”, sebuah program yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan institusional dalam masyarakat Perancis. Menurut Gunawan Setiardjo, ideologi merupakan sekumpulan ide dasar tentang manusia dan seluruh realitas yang menjadi landasan dan aspirasi hidup. Sementara itu, Ramlan Surbakti menyatakan bahwa ideologi dapat dipahami dalam dua konsep yaitu ideologi secara fungsional dan struktural. Secara fungsional, ideologi merujuk pada serangkaian konsep tentang kebaikan bersama, masyarakat atau negara yang dianggap ideal. Definisi Jurnalis Dikutip dari Gramedia.co, jurnalis adalah seseorang yang bertugas dan bertanggung jawab untuk melakukan kegiatan jurnalistik, seperti menulis, menganalisis, dan melaporkan suatu peristiwa kepada publik melalui media massa secara teratur. Menurut KBBI, jurnalis merupakan seseorang yang bekerja untuk mengumpulkan informasi serta menulis berita di media massa cetak maupun media massa elektronik. Sementara itu, dikutip dari LSPR, jurnalis adalah istilah yang lebih umum dan mencakup semua individu yang bekerja dalam industri media untuk mengumpulkan, menyelidiki, dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Mereka bertanggung jawab untuk menyampaikan laporan yang faktual dan berimbang kepada pembaca atau penonton. Jurnalis dapat bekerja di berbagai platform media, seperti surat kabar, majalah, televisi, radio, dan media digital. Kesimpulan Dari definisi di atas, saya membatasi pemaknaan terkait “ideologi jurnalis” dalam artikel ini, yakni konsepsi-konsepsi dasar yang menjadi fondasi gerakan jurnalis dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai penghimpun, penulis, penyimpan, dan penyebar informasi. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan batasan yang cukup spesifik bagi jurnalis—atau istilah yang lebih khusus “wartawan”—dalam menjalankan perannya sebagai penghimpun, penulis, dan penyebar informasi, yang dapat mempengaruhi pandangan, sikap, dan kebijakan pemerintah berkenaan dengan kepentingan publik. Sebagai landasan ideologis dalam gerakannya, jurnalis sejatinya memiliki peran-peran strategis—sebagaimana diuraikan dalam Pasal 6 Undang-Undang Pers—seperti memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui; menegakkan nilai-nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum, dan hak asasi manusia, serta menghormati kebhinekaan; mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat dan benar; melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum; serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Dari uraian tersebut, seyogiyanya jurnalis bukan semata profesi yang bertugas menghimpun, menulis, menyimpan, dan menyebarkan berita, tetapi juga sebagai “penegak” nilai-nilai universal seperti keadilan dan kebenaran, yang tentu saja memuat konsekuensi yang lebih berat ketimbang sebagai penghimpun dan penulis berita yang diterbitkan di media massa. Atas dasar peran-peran strategis inilah para jurnalis yang bertugas di berbagai front meneguk cawan syahadah. Mereka yang berprofesi sebagai jurnalis yang mengambil sikap serta teguh dalam usaha-usaha menegakkan nilai-nilai kebenaran dan keadilan pada akhirnya harus rela mendapat tekanan, pembunuhan karakter, pengucilan, bahkan dalam banyak kasus dibunuh oleh kaki tangan rezim. Saya akan menutup artikel ini dengan mengutip kalimat singkat terkait keadilan yang begitu singkat namun kaya makna dari Imam Ali bin Abi Thalib as, “Keadilan adalah sesuatu yang paling luas untuk digambar, tetapi paling sempit untuk diamalkan.” (*Direktur Utama BA Indonesia)