BAINDONESIA.CO – Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang baru genap dua tahun berjalan terus berbenah membangun infrastruktur dasar.
Camat Samboja Barat Burhanuddin menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelesaikan dan melengkapi sarana-prasarana kantor kecamatan, sebagai pusat administrasi pelayanan masyarakat.
“Karena ini kan usia kami baru dua tahun ini ya, berjalan. Jadi progres utama kami tentu sarana-prasarana kantor camat yang sudah berjalan dan sekarang skala protes kami adalah melengkapi sarana-prasarana yang ada,” ujarnya.
Dia menjelaskan, proses pembangunan fisik gedung utama kecamatan sudah rampung, namun masih membutuhkan pelengkap seperti perabotan, jaringan internet, ruang arsip, dan perangkat pendukung lainnya, agar pelayanan masyarakat bisa berjalan lebih efektif dan efisien.
Selain itu, ia juga menyampaikan aksesibilitas jalan antar desa dan menuju pusat kecamatan menjadi perhatian selanjutnya.
Pasalnya, luas wilayah dan karakter geografis Samboja Barat yang terdiri dari daerah perbukitan dan pesisir. Maka pembangunan infrastruktur jalan menjadi krusial untuk menunjang mobilitas masyarakat dan pelayanan publik.
“Di sisi lain, tentunya kalau sarana-sarana yang mendukung kecamatan ya tentu akses jalan. Karena banyak desa yang aksesnya masih belum maksimal, ini jadi pr kita bersama,” ungkapnya.
Burhanuddin berharap, pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait bisa mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki dan membuka jalan-jalan penghubung di wilayahnya, agar pembangunan wilayah baru ini tidak tertinggal dari kecamatan-kecamatan lain di Kukar.
“Kami optimis, dengan kerja sama semua pihak, Samboja Barat bisa mengejar ketertinggalan dan menjadi kecamatan yang mandiri serta mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.
Sebagai informasi, Kecamatan Samboja Barat merupakan hasil pemekaran dari Kecamatan Samboja, dan secara administratif memiliki beberapa desa dan kelurahan yang kini membutuhkan percepatan pembangunan, terutama di sektor infrastruktur dasar dan pelayanan publik. (Adv)
Penulis: Junaidin









