BAINDONESIA.CO – Peresmian Embung Maluhu oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, disambut antusias oleh warga dan kelompok tani Kelurahan Maluhu.
Embung yang berlokasi di RT 18, Jalan Semeru, Maluhu ini, menjadi bagian penting dari infrastruktur pengairan yang dibutuhkan petani.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menjelaskan bahwa keberadaan embung ini bukan hanya simbol pembangunan, melainkan menjadi pusat irigasi utama bagi beberapa wilayah.
Adapun, aliran air dari Embung Maluhu mencakup wilayah pertanian di RT 17, 18, 19, 20, dan 21.
“Kenapa pentingnya embung ini, karena aliran irigasinya langsung menyuplai ke kelompok tani Tri Rukun, tempat kita laksanakan panen jagung dan ikan tadi itu,” ungkapnya.
Dia menambahkan, Embung Maluhu berperan besar dalam mendukung integrasi sistem pertanian dan ketahanan pangan di Maluhu.
Menurut ia, pembangunan embung ini menjawab kebutuhan mendesak akan sumber air yang selama ini menjadi kendala utama bagi petani, khususnya di kawasan perbukitan yang sulit terjangkau.
“Kenapa integrasinya ke Embung Maluhu, karena memang aliran airnya berasal dari sini dan mencakup lima RT di Maluhu,” tutup Tri Joko. (Adv)
Penulis: Junaidin









