Kebakaran di Tenggarong, Empat Rumah Hangus

Petugas tengah memadamkan api dalam insiden kebakaran di Jalan Mangkuraja, RT 20, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (29/6/2024) malam. (Istimewa)

BAINDONESIA.CO – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Mangkuraja, RT 20, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Sabtu (29/6/2024) malam. Insiden ini menghanguskan empat rumah.

Kebakaran ini berawal dari sebuah rumah kosong. Api dengan cepat menyebar ke rumah-rumah di sekitarnya. Hal ini menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan parah sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Menurut saksi mata yang merupakan seorang penjual sate, Usman (25), api mulai terlihat sekitar pukul 23.38 Wita. Dalam hitungan menit, api sudah merambat ke tiga rumah yang berdekatan dengannya.

“Saat itu saya lagi beres-beres buat nutup warung. Lalu saya melihat muncul api yang besar dari dalam rumah, saya langsung lari dorong gerobak sate saya,” ucapnya saat diwawancarai oleh awak media ini, Minggu (30/6/2024).

Tim pemadam kebakaran segera tiba di lokasi dan bekerja keras untuk memadamkan api dan mencegahnya menyebar lebih luas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar Fida Hurasani menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan 25 anggota yang sedang piket, serta 10 unit alat pemadam.

“Pemadam 30 menit kita lakukan. Alhamdulillah tidak ada kendala meskipun ini area padat penduduk, airnya juga siap karena dekat sungai. Saya apresiasi dari teman-teman karena pemblokiran jalannya bagus dengan area seperti ini,” ujarnya.

Kebakaran ini menjadi pengingat bagi warga agar selalu waspada dan siap siaga dalam menghadapi situasi darurat. Sistem proteksi kebakaran yang memadai di setiap rumah juga sangat penting.

“Hati-hati. Waspada. Karena bagaimanapun api ini selalu mengancam kita. Mau listrik, mau kompor, karena aktivitas itu terus menerus. Tetap waspada,” pesannya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara kerugian materi sedang dalam tahap pendataan. Korban maupun yang terdampak kebakaran akan dibangunkan posko sementara di tempat yang lebih aman.

“Kami masih melakukan pendataan berapa korban dari kebakaran. Alhamdulillah belum ada laporan korban jiwa dan insyaallah posko pengungsian kita dirikan tidak terlalu jauh dari sini,” terang Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan.

Kata dia, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran ini. Dugaan sementara menyebutkan kemungkinan korsleting listrik di rumah kosong itu.

“Sementara ini arus pendek, tetapi yang lebih kompeten nanti dari tim-tim Polres yang memang punya wewenangnya untuk mengidentifikasi,” ucapnya. (*)

Penulis: Junaidin

Berita
Lainnya