Perjalanan Sukses Pemilik Jingga Catering: Lika-liku Menuju Puncak Kesuksesan

Lilis Setiawati (kanan) bersama Nadia Ningrum. (Istimewa)

BAINDONESIA.CO – Lilis Setiawati, seorang pengusaha katering yang berdedikasi, telah menempuh perjalanan luar biasa menuju kesuksesan.

Dengan kemampuan manajemen, tekad, dan semangatnya yang tak kenal lelah, ia berhasil membangun bisnis kateringnya dari nol hingga menjadi salah satu yang paling sukses saat ini.

Perjalanan Lilis dimulai dari tahun 2018 disebabkan oleh kerisauannya terhadap keluarga dan kerabat yang gemar memasak namun tidak ada ruang untuk menyalurkannya.

“Saya enggak bisa masak, tapi saya jurusan manajemen, bisa me-manage, bisa menjalankan bisnis, tapi untuk source-nya, saya melihat keluarga, terutama Mbok saya itu pinter masak,” jelas dia, Rabu (24/1/2024).

Dengan kemampuan manajemen yang dimilikinya, Lilis mulai mempromosikan usahanya lewat platform web, karena media sosial belum marak seperti saat ini.

“Media sosial itu kan belum seperti sekarang. Itu saya hanya pakai platform blog. Saya memulai dengan blog gratisan waktu itu,” ungkapnya.

Namun, perjalanan usaha Lilis dalam beberapa tahun pertama menghadapi berbagai tantangan, mulai dari sepi pelanggan, persaingan bisnis yang ketat, hingga kendala operasional.

Tetapi ia selalu menanggapi tantangan tersebut dengan bijak dan mencari solusi yang inovatif.

“Saya waktu itu juga enggak punya modal. Terus gimana caranya? Kita katering sebetulnya pre order, tinggal minta DP minimal 50 persen sudah bisa jalan,” tambahnya.

Pada tahun 2020, tantangan dalam bisnisnya mulai dapat diurai. Kemampuannya membaca peluang dan dibantu keluarga dengan kemampuan menyajikan hidangan yang lezat segera membuat kateringnya mendapat perhatian pelanggan setia.

Kemampuan Lilis dalam pemanfaatan media sosial dengan cerdas sebagai penunjang strategi pemasaran membuat usaha kateringnya mendapatkan banyak perhatian yang baik di kalangan masyarakat.

“Ketika di tahun 2020 mulai dapet omzet rutin, itu mulai kita fokuskan (pemasaran lewat Medsos). Waktu itu sudah mulai sosial media Facebook dan Instagram. Strategi pemasaran kami lebih banyak ke media online,” pungkasnya.

Hingga saat ini, dia terus berkomitmen untuk memberikan layanan katering terbaik kepada pelanggannya.

Kesuksesannya tak hanya terletak pada bisnisnya yang berkembang pesat, tetapi juga menjadikan perjalanannya sebagai inspirasi bagi orang lain yang bermimpi membangun bisnis mereka sendiri.

“Usaha itu cerminan dari owner-nya. Kalau owner-nya tidak semangat, tidak berupaya lebih, begitu kena masalah langsung loyo, patah semangat, enggak ada usaha. Jadi, apa pun tantangan yang dihadapi maju terus. Jangan lupa tetap berdoa,” tutup Lilis. (jt/fb)

Berita
Lainnya