Jembatan Baru di Tenggarong Segera Dibangun, Atasi Kemacetan dan Beban Lalu Lintas

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kukar Linda Juniarti saat diwawancarai oleh awak media. (BA Indonesia/Junaidin)

BAINDONESIA.CO – Pembangunan Jembatan Besi baru di Kecamatan Tenggarong menjadi salah satu proyek infrastruktur prioritas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara (Kukar) pada tahun 2025.

Proyek ini, ditujukan untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas dan memperkuat sistem jaringan jalan di kawasan perkotaan Tenggarong.

Kepala Bidang Bina Marga DPU Kukar Linda Juniarti menjelaskan bahwa saat ini pembangunan jembatan tersebut sudah memasuki tahap persiapan material dan peralatan.

Pasalnya, proses review desain telah selesai, dan sejumlah komponen penting seperti tiang pancang dan alat pemancang telah berada di lokasi proyek.

“Alhamdulillah untuk pengadaan pancangnya sudah ada beberapa yang tiba. Alat pemancang juga sudah di lokasi, tinggal menyetting dan melakukan persiapan untuk proses pemancangan,” ungkapnya saat ditemui di Gedung DPU Kukar, Senin (19/5/2025).

Menurut dia, pembangunan jembatan ini sangat mendesak mengingat kondisi jembatan besi lama sudah kritis dan tidak lagi mampu menampung beban lalu lintas yang terus meningkat, terutama saat jam sibuk pagi dan sore.

“Kondisi jembatan lama sudah tidak memungkinkan. Kalau tidak segera dibangun, akan terjadi penumpukan kendaraan, terutama di Jembatan Tiga Mangkuraja,” jelasnya.

Selain untuk memperlancar arus kendaraan dalam kota, Linda menyampaikan bahwa jembatan baru ini juga diproyeksikan untuk mengantisipasi meningkatnya lalu lintas pasca rampungnya Jembatan Sebulu.

“Kendaraan berat yang melintas berpotensi membuat lalu lintas di pusat kota semakin padat bila tidak ada solusi jaringan jalan baru,” sambungnya.

Meskipun proyek ini sempat mengalami keterlambatan di awal, dia mengungkapkan, DPU Kukar menargetkan penyelesaian tetap dapat dilakukan tepat waktu.

Ia menilai, dengan bentang tengah jembatan sekitar 20 meter dan total bentang pendekat sekitar 30 meter, jembatan ini dirancang bisa selesai dalam satu tahun pekerjaan fisik.

“Mudah-mudahan Desember sudah selesai dan Januari 2026 bisa difungsikan,” tutupnya. (Adv)

Penulis: Junaidin

Baca Juga: