Operasi Pasar Murah Pecahkan Masalah Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Kukar

Pendistribusian 560 buah tabung elpiji 3 kg oleh PT Putra Tenggarong Persada di halaman Stadion Rondong Demang Tenggarong. (BA Indonesia/Junaidin)

BAINDONESIA.CO – Dalam sebulan terakhir, fenomena kelangkaan elpiji 3 kg semakin mengkhawatirkan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kebutuhan harian yang tinggi terhadap gas bersubsidi ini sering kali tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan yang memadai.

Hal ini menyebabkan warga Kukar kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg dengan harga berdasarkan harga eceran tertinggi.

Kondisi ini pun memaksa banyak warga Kukar membeli gas dengan harga yang jauh lebih tinggi dari spekulan, sehingga membebani perekonomian rumah tangga, terutama bagi kalangan menengah ke bawah.

“Saya keliling buat cari tabung gas ini. Ketemunya yang harga Rp 48 ribu sampai Rp 65 ribu. Mau enggak mau beli karena memang butuhkan daripada saya keliling lagi takut enggak dapat,” ujar seorang warga Kecamatan Tenggarong, Nasya (38).

Sebagai respons atas situasi ini, PT Putra Tenggarong Persada bersama pemerintah daerah menggelar operasi pasar murah khusus elpiji 3 kg secara beruntun di beberapa kecamatan: Tenggarong, Samboja, dan Muara Badak.

Operasi pasar yang dimulai pada Senin (10/6/2024) lalu di Jalan Stadion Rondong Demang, Tenggarong, berhasil menarik perhatian ratusan warga yang telah mengantre sejak pagi.

“Kami melakukan ini karena adanya kelangkaan di masyarakat atau di toko-toko. Kok luar biasa harganya? Agak mahal dari biasanya,” ucap Manager PT Putra Tenggarong Persada, Purnama, via telepon seluler pada Selasa (11/6/2024).

Dia menambahkan bahwa perusahaannya terus berkomitmen untuk mengadakan operasi pasar secara berkelanjutan.

“Kami terus berupaya untuk melakukan operasi susulan guna menjaga ketersediaan elpiji 3 kg ini,” katanya.

Persyaratannya setiap warga diwajibkan membawa fotokopi KTP agar diperbolehkan membeli maksimal satu tabung elpiji 3 kg. Hal ini untuk memastikan distribusi elpiji yang adil dan merata di masyarakat.

“Kita sempat agak kewalahan karena menghadapi orang banyak. Ada mungkin yang mencoba meminta dua atau tiga. Terpaksa kami tolak. Karena kalau kita ladenin, soalnya ini terbatas. Takut yang ngantri di belakang tidak kebagian,” ungkapnya.

Operasi pasar murah khusus elpiji 3 kg ini diharapkannya dapat menjadi solusi efektif dalam mengatasi fenomena kelangkaan gas yang tengah melanda Kukar.

Purnama mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bijak dalam menggunakan elpiji 3 kg.

Sebagai informasi, PT Putra Tenggarong Persada kembali melaksanakan operasi pasar murah khusus elpiji 3 kg di halaman Stadion Rondong Demang Tenggarong pada Selasa malam. (*)

Penulis: Junaidin

Berita
Lainnya