Peralatan Pemadam Lengkap, SDM Kecamatan Minim

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar Fida Hurasani berfoto di depan mobil kebakaran milik Pemkab Kukar. (Istimewa)

BAINDONESIA.CO – Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini dapat berbangga dengan peralatan yang dimilikinya.

Damkarmat Kukar telah dilengkapi dengan peralatan modern, termasuk kendaraan pemadam, alat pemadam api, serta peralatan pendukung lainnya.

“Alat-alat ini alhamdulillah lengkap,” kata Kepala Damkarmat Kukar Fida Hurasani, Kamis (1/2/2024).

Hal ini seharusnya menjadi modal besar dalam menanggulangi kebakaran dan situasi darurat lainnya.

Namun, kekurangan SDM di beberapa kecamatan menyebabkan pemanfaatan peralatan secara optimal terhambat.

Fida mengakui bahwa meskipun mereka memiliki peralatan yang memadai, keberhasilan dalam penanganan kejadian darurat sangat bergantung pada ketersediaan petugas yang terlatih di lapangan.

Beberapa kecamatan seperti Tabang, Kembang Janggut, Muara Muntai, Muara Wis, Sebulu, dan Muara Kaman menjadi sorotan karena jumlah relawan yang mau bergabung tergolong mini.

“Faktor ini yang paling berat, yaitu menyiapkan sumber daya manusia yang ada di kecamatan,” ungkapnya.

Upaya untuk meningkatkan SDM Damkar Kukar melibatkan pelatihan intensif bagi petugas serta rekrutmen tambahan di kecamatan-kecamatan yang memerlukan peningkatan ketersediaan personel.

Langkah ini diharapkannya dapat memastikan bahwa setiap wilayah di Kukar memiliki tim Damkar yang siap dan mampu menghadapi berbagai situasi darurat.

“Untuk relawan kami sudah siapkan semua peralatannya, tapi untuk pembinaannya kami lakukan bertahap. Jadi kita liat keberadaannya. Apakah relawan-relawanan atau memang betul-betul relawan,” serunya.

Meskipun Damkarmat Kukar telah menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kesiapan mereka, tantangan kekurangan SDM di beberapa kecamatan tetap menjadi fokus perhatian.

Kerja sama dengan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat diharapkannya dapat menjadi solusi guna memastikan keberlanjutan keselamatan dan kesejahteraan seluruh warga Kukar.

“Walaupun dengan segala keterbatasan, saya tetap harus berbuat. Tentu kami berharap juga kerja sama dari pihak terkait demi keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkas Fida. (jt/um)

Berita
Lainnya