Tingkatkan Ketahanan Pangan, Disketapang Kukar Alokasikan Rp 30 Miliar

Kepala Disketapang Kukar, Sutikno. (BA Indonesia/J-Steel)

BAINDONESIA.CO – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menganggarkan Rp 30 miliar untuk melaksanakan program pembangunan lantai jemur.

Anggaran tersebut akan dialokasikan untuk mendukung program pembangunan lantai jemur di berbagai lokasi strategis di Kukar.

Kepala Disketapang Kukar Sutikno menjelaskan bahwa usaha meningkatkan ketahanan pangan di Kukar bisa dilakukan saat pasca panen.

Kata dia, Disketapang Kukar telah menyiapkan dan mendistribusikan alat-alat lengkap pertanian kepada masyarakat, salah satunya mesin panen.

Ia menyebut alat-alat tersebut belum cukup untuk menunjang kebutuhan para petani karena persoalan mereka saat ini muncul pasca panen.

Saat mengeringkan padi, mereka tidak memiliki tempat khusus dan steril untuk mengeringkannya.

“Kalau dijemur di aspal, tingkat kekeringannya bisa pecah ketika digiling,” jelasnya saat diwawancarai awak media pada Sabtu (9/3/2024).

Disketapang Kukar pun membuat program lantai jemur. Harapannya dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi pengeringan padi.

Ia program ini dapat meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah Kukar.

“Insyaallah di APBD Perubahan 2025 kurang lebih dianggarkan Rp 30 miliar,” ungkapnya.

Sutikno menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk membangun lantai jemur yang bersifat portabel.

Menurut dia, alat jemur tersebut dapat mempermudah para petani untuk menjemur padi karena proses pemasangannya tergolong mudah.

Lantai jemur portabel juga memiliki kapasitas yang cukup besar. Alat tersebut dapat menampung 2-8 ton padi.

“Setelah selesai (jemur), bisa kita pindahkan. Seandainya menggunakan lantai jemur yang tradisional dari semen, enggak bisa jemur,” paparnya.

Ia berharap program pembangunan lantai jemur dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan pangan, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kukar. (adv/jt/um)

Berita
Lainnya