BAINDONESIA.CO – Pemerintah Kelurahan Loa Ipuh tengah mempersiapkan pemekaran wilayah yang akan membagi kelurahan ini menjadi tiga bagian administratif baru.
Rencana ini, merupakan bagian dari upaya penataan wilayah dan peningkatan layanan publik di tengah pertumbuhan penduduk dan pembangunan di kawasan tersebut.
Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan menjelaskan bahwa wilayah yang akan dimekarkan terdiri atas Kelurahan Loa Ipuh tetap yang mencakup Jalan Mangkuraja dan sekitarnya.
Berikutnya, Kelurahan Loa Ipuh Seberang, mencakup wilayah Jalan Gunung Belah dan sekitarnya dan Kelurahan Loa Ipuh Tengah yang nantinya berbatasan langsung dengan Kelurahan Loa Ipuh Darat, Mangkurawang, dan Maluhu.
“77 RT di Loa Ipuh ini dibagi menjadi tiga wilayah, yang lebih banyak di Loa Ipuh Seberang,” ungkapnya.
“Kami tinggal menunggu balasan dari bagian pemerintahan dan DPRD, terkait kekurangan persyaratan yang harus dipenuhi,” sambungnya.
Erri menjelaskan bahwa kajian teknis dan akademik pemekaran ini telah dilakukan oleh tim dari Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), dengan pendampingan dan koordinasi dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kukar.
“Kajian sudah rampung, tinggal menunggu tahapan administratif. Harapannya, pemekaran ini bisa segera terealisasi agar pelayanan publik lebih optimal,” terangnya.
Menurut dia, pemekaran wilayah ini dinilai penting untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di kawasan Loa Ipuh yang cukup luas dan terus berkembang.
“Kami siap menjalankan prosesnya hingga tuntas. Ini demi kemudahan akses layanan dan penguatan tata kelola kelurahan,” tutup Erri. (Adv)
Penulis: Junaidin







