Dinas PU Kukar Siapkan Dana Puluhan Miliar untuk Kerjakan Proyek Skala Kecil

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kukar Linda Juniarti saat diwawancarai awak media di Kantor Dinas PU Kukar pada 30 Januari 2024. (BA Indonesia/J-Steel)

BAINDONESIA.CO – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar akan menjadikan proyek-proyek skala kecil berupa peremajaan pohon hingga pelebaran ruas jalan di dalam kawasan Tenggarong sebagai program prioritas dinas tersebut.

Dinas PU Kukar telah menyiapkan dana puluhan miliar untuk mengerjakan proyek-proyek tersebut guna mendukung konektivitas di masyarakat.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti menjelaskan, pengerjaan proyek peremajaan pohon telah dikoordinasikan dengan DLHK dan Disperkim Kukar.

Dia juga telah berkoordinasi dengan pihak PLN, Telkom dan PDAM, terkait pelebaran ruas-ruas jalan.

“Fokusnya di Melati dulu. Jalannya turun dan genangan air sering di sana. Anggarannya Rp 2 miliar. Kemudian K.H. Dewantara Rp 15 miliar. Tapi bertahap. Satu-satu kita kerjakan,” jelasnya kepada awak media di Kantor Dinas PU Kukar pada Selasa (30/1/2024).

“Kemudian Rondong Demang dilebarkan. Anggarannya Rp 8 miliar. Jalan Imam Bonjol kita anggarkan Rp 15 miliar. Baru sebagian yang arah perumahan dokter kita fokusnya karena nanti ada penebangan pohon dan pelebaran saluran drainase,” ungkapnya.

Dinas PU Kukar juga akan mengerjakan jalur alternatif Jongkang menuju Karang Paci Samarinda. Anggarannya Rp 31,2 miliar bersumber dari APBD dan Bankeu. Di situ terdapat dua jalur, tetapi Dinas PU Kukar akan menyelesaikan satu jalur terlebih dahulu.

Penyelesaian ini dilakukan secara bertahap supaya bisa mengantisipasi jika terjadi musibah longsor di jalur dua Tenggarong Seberang menuju Samarinda.

“Itu biar jalan alternatif ketika misalkan Tenggarong Seberang ini banyak potensi longsor. Kita ada jalan alternatif lain. Enggak mati total. Enggak harus lewat Loa Janan. Kan lebih jauh,” ujarnya.

Daerah pesisir juga tak luput dari pantauan Dinas PU Kukar. Mereka akan mengerjakan ruas Jalan Anggana yang merupakan jalan alternatif menuju Muara Badak.

Jalan sepanjang 20 kilometer akan dikerjakan namun tetap disesuaikan dengan anggaran tahun ini, sehingga hanya 2,5 kilometer saja yang akan menjadi prioritas kerja tahun ini.

“Dengan anggaran yang ada, bertahap. Kalau misalkan mau ke sana semua, lumayan banyak: Rp 70 miliaran lengkap dengan saluran drainase,” pungkas Linda. (jt/um)

Berita
Lainnya