Sejumlah Proyek Prioritas Dinas Pekerjaan Umum Kukar pada Tahun 2024

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kukar Linda Juniarti saat diwawancarai awak media di Kantor Dinas PU Kukar pada 30 Januari 2024. (BA Indonesia/J-Steel)

BAINDONESIA.CO – Pada tahun 2024 Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menetapkan sejumlah proyek prioritas di Bidang Bina Marga.

Dana sebesar Rp 1,3 triliun telah disiapkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur jalan yang dianggap krusial dalam mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kukar, Linda Juniarti mengungkapkan, salah satu proyek unggulan yang masuk dalam daftar prioritas adalah pembangunan Jembatan Sebulu tahap pertama yang diharapkannya akan mempercepat konektivitas antar-wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kukar.

Proyek ini mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 2,3 miliar serta dijadwalkan akan dimulai pada kuartal pertama tahun ini.

“Pembangunan Jembatan Sebulu kontraknya sudah kemarin; sudah sama pihak ketiga untuk tahap pertama. Untuk tahap dua insyaallah akan dilanjutkan di 2025,” ungkapnya, Selasa (30/1/2024).

Selain itu, beberapa ruas jalan strategis juga menjadi fokus utama dalam alokasi dana tersebut.

Jalan sepanjang 2,3 kilometer yang menghubungkan beberapa kecamatan di Kukar, di antaranya Kota Bangun menuju Kenohan dengan alokasi anggaran sekitar Rp 22 miliar.

Selanjutnya akses jalan Kantor Camat Kota Bangun Darat di Desa Kedang Ipil menuju Desa Suka Bumi. Di situ terdapat beberapa jembatan yang perlu diperbaiki oleh Dinas PU Kukar.

Bidang Bina Marga akan terlebih dahulu mengerjakan salah satu jembatan dengan bentang 30 meter agar akses menuju pembangunan jalan sepanjang 1,9 km di antara jembatan tersebut bisa segera dikerjakan karena jalan itu akan dilapisi agregat.

Perbaikan jembatan tersebut diharapkannya mendorong mobilitas pengangkutan materil menuju wilayah Kedang Ipil dapat lebih lancar dan efisien.

Anggarannya berasal dari dua sumber, yakni APBD Rp 29,1 miliar dan DBH sawit Rp 17,4 miliar.

“Semisal untuk kendaraan pribadi bisa saja, tapi kalau kendaraan bermuatan material (truk) enggak bisa, karena jembatannya dari bahan kayu yang sudah lama,” katanya. (jt/um)

Berita
Lainnya