Disdamkarmatan Kukar Perkuat Sistem Patroli Udara Menggunakan Drone

Ilustrasi penggunaan drone dalam proses pemantauan bencana alam. (Istimewa)

BAINDONESIA.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan patroli udara menggunakan drone.

Kepala Disdamkarmatan Kukar Fida Hurasani menyampaikan bahwa pengadaan drone ini merupakan bagian dari modernisasi dan inovasi dalam bidang penanggulangan bencana.

Kata dia, langkah ini bertujuan untuk memperluas cakupan pengawasan dan respons cepat terhadap kebakaran serta kejadian darurat lainnya.

Drone tersebut telah beroperasi untuk memantau titik api dan bencana di Kukar. “Sejauh ini lancar-lancar saja. Mutar-mutar di kawasan untuk memantau titik-titik api,” ujarnya saat diwawancarai via telepon seluler oleh wartawan BA Indonesia pada Senin (25/3/2024).

Ia menyebut Disdamkarmatan Kukar memiliki 2 unit drone. Luas jangkauan maksimumnya mencapai 25 kilometer. Sedangkan durasi penggunaannya paling lama 2 jam.

“Selama tidak terkena inheren dari gelombang-gelombang radio signal internet, lancar-lancar aja manuvernya,” ungkap Fida.

Disdamkarmatan Kukar berencana memanfaatkan drone selama sehari penuh agar dapat memantau titik api dan bencana. Namun, pengoperasiannya belum bisa dilakukan secara maksimal.

Penyebabnya, fasilitas penunjang seperti boks stasiun pendaratan dan isi ulang darat otomatis yang memungkinkan operasi drone sepenuhnya otonom belum bisa terpenuhi.

Drone yang kita punya spesifikasi masih standar digunakan untuk pemadaman. Sebetulnya masih ada alat seperti DJI Doks yang terprogram otomatis. Nah, cuman kita belum ada alat itu. Mahal juga harganya. Bisa lebih mahal dari harga drone,” jelasnya.

Meski begitu, Disdamkarmatan Kukar akan terus berupaya secara maksimal untuk pemanfaatan alat tersebut.

Fida berharap drone ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pencegahan kebakaran.

Drone juga diharapkannya dapat memantau secara rutin area rawan kebakaran dan pelanggaran peraturan kebakaran.

Selain itu, ia berharap drone dapat digunakan untuk memantau aktivitas petugas Damkarmatan Kukar yang sedang melakukan piket.

“Ini juga bisa membantu melaporkan kinerja mereka pada saat melakukan piket,” pungkasnya. (adv/jt/um)

Berita
Lainnya