IMM Soroti Konflik Sosial yang Marak Terjadi di Bima

Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi IMM Bima mengadakan aksi demonstrasi di Polres Bima. (Istimewa)

BAINDONESIA.CO – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bima menyoroti berbagai konflik sosial yang akhir-akhir ini marak terjadi di Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam aksi yang diselenggarakan pada Selasa (12/12/2023), Koordinator Lapangan Aksi IMM Cabang Bima Anas menjelaskan bahwa berbagai konflik sosial telah meresahkan masyarakat Bima.

“Di wilayah hukum Polres Bima sedang banyak terjadi peristiwa yang sangat meresahkan warga. Sebut peristiwa konflik antar kampung maupun kelompok warga, pemanahan, dan jenis tindak pidana lainnya,” jelas dia.

Ia menyebutkan, masyarakat Bima merasa tak aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari karena dilanda ketakutan atas berbagai potensi konflik antar warga.

Dia pun mendorong Polres Bima menciptakan keamanan, ketertiban, kenyamanan, kedamaian, kesejahteraan lahir dan batin bagi masyarakat Bima.

“UU Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial menjelaskan secara rinci bagaimana penanganan konflik oleh kepolisian, mulai dari langkah preventifnya sampai dengan tujuan penanganan konflik sosial,” terangnya.

Ketua Umum PC IMM Cabang Bima, Muhammad Ansar menambahkan, Polres Bima merupakan mitra kerja IMM Cabang Bima dalam melaksanan tugasnya dalam menangani konflik di Kabupaten Bima.

“Sehingga aksi hari ini merupakan upaya meminimalisir keadaan di wilayah yang sedang terjadi konflik dengan memberikan solusi-solusi terbaik untuk kebaikan bersama,” ucapnya.

Dalam aksi tersebut, pihaknya mengadakan audiensi terbuka dengan Wakapolres Bima beserta jajarannya.

IMM Cabang Bima pun menyampaikan ultimatum kepadal Polres Bima. Apabila berbagai tuntutan IMM tak ditindaklanjuti secara serius oleh kepolisian, pihaknya akan kembali mengadakan aksi yang jauh lebih besar.

“Sekaligus melakukan koordinasi langsung dengan DPD IMM dan DPP IMM untuk menyelesaikan problem ini di Polda NTB dan di Mabes Polri,” tutupnya. (ril/um)

Berita
Lainnya