Rumah Produksi Amplang Mawar Sari Kantongi Omzet Rp 9 Juta Per Bulan

Amplang yang diproduksi Mawar Sari yang terletak di Jalan Loa Ipuh, Nomor 30, RT 17, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. (BA Indonesia/Ilham)

BAINDONESIA.CO – Salah satu rumah produksi amplang di Jalan Loa Ipuh, Nomor 30, RT 17, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara memproduksi amplang berbahan dasar ikan bandeng dengan brand Mawar Sari.

Pengrajin amplang ikan bandeng tersebut, Dewi Mayang menyebut, semula dia bersama ibunya hanya memasarkan beberapa produk, salah satunya amplang, milik kenalan mereka dari Kecamatan Sanga-Sanga.

Belakangan, ia mendirikan rumah produksi amplang Mawar Sari, yang bahan dasarnya ikan bandeng.

“Amplang ini kan produk asli Kalimantan yang awalnya menggunakan ikan belida, karena belida dagingnya sedikit, ada yang alergi juga, jadi diganti ikan bandeng (karena) dagingnya banyak, bersih, dan bisa dikonsumsi semua orang,” jelasnya, Senin (12/2/2024).

Dewi pernah menggunakan bahan dasar ikan lele untuk membuat amplang, tetapi warnanya cokelat dan aromanya amis sehingga tampilannya kurang menarik.

“Akhirnya kami memakai ikan bandeng laut yang ukurannya lebih besar dari ikan bandeng empang,” terangnya.

Setiap bulan rumah produksi amplang Mawar Sari bisa memproduksi amplang ikan bandeng sebanyak 2 kali. Dalam sekali produksi, dia menghabiskan 15 kilogram daging ikan bandeng.

“Saya beli ikan bandeng kering yang dagingnya aja di Sanga-Sanga. Untuk 15 kilo daging ikan bisa menjadi 25-28 kilo amplang mentah. Itu sudah dicampur dengan tepung dan bahan lain,” bebernya.

Dari usaha amplang ikan bandeng tersebut, ia mendapatkan omzet sebesar Rp 9 juta per bulan.

“Untung bersihnya sekitar 2 jutaan kalau yang habis banyak. Kalau banyak yang kembali produknya, untungnya cuman Rp 1 juta sampai 1,8 jutaan,” ucapnya.

Amplang yang dijualnya dititipkan ke warung-warung di Tenggarong. Harganya bervariasi. Bungkus kecil dijual dengan harga Rp 10 ribu per bungkus dan ukuran besar Rp 23 ribu per bungkus.

“Cuman kan kalau kami sudah nitip di warung, itu biasanya dinaikkan sedikit harganya. Tergantung sama pemilik warung,” ucapnya.

Diketahui, amplang adalah makanan khas Kalimantan yang umumnya terbuat dari ikan pipih seperti ikan tenggiri, gabus, belida, dan ikan bandeng. Amplang merupakan camilan yang juga bisa dimakan dengan nasi.

Amplang dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kalimantan yang biasanya pada hari-hari besar seperti Hari Raya Idulfitri dan Iduladha menjadi buah tangan bagi sebagian warga Kukar yang pulang ke kampung halaman mereka.

Produk amplang ikan bandeng yang diproduksi Mawar Sari telah memiliki satu cabang rumah produksi yang terletak di Jalan Gunung Sedayu, Gang Rapak Banjar, Kelurahan Loa Ipuh.

Rumah produksi amplang Mawar Sari juga memiliki beberapa produk yang ditawarkan seperti akar sampai, stik bawang, dan keripik sukun. (ia/um)

Berita
Lainnya